Soal Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kemenkes Pastikan Tak Persulit Warga, Termasuk di Pedalaman

Dante bilang peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk menyukseskan program ini.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 31 Januari 2025 | 14:50 WIB
Soal Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kemenkes Pastikan Tak Persulit Warga, Termasuk di Pedalaman
Cek kesehatan gratis yang berada di jalan Jembatan Besi Jaya No. 2B RT.007/004, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

SuaraJogja.id - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono memastikan pemerintah tidak akan mempersulit masyarakat untuk mendapatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Hal itu berlaku termasuk untuk pelayanan di daerah pedalaman.

Saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus mematangkan persiapan untuk melaksanakan program PKG tersebut. Dante menyampaikan PKG rencananya digelar pada Februari dimulai dari beberapa daerah terlebih dulu.

"Semua kita persiapkan. Beberapa titik dulu ya [kick off PKG]," kata Dante saat ditemui wartawan di Tamanmartani, Sleman, Jumat (31/1/2025).

Dante bilang peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk menyukseskan program cek kesehatan gratis itu. Termasuk soal urusan mempersiapkan data diri.

Baca Juga:Wamenkes RI Bicara soal Keputusan Trump Stop Bantuan Obat: APBN Kita Sudah Cukup

Pelaksanaan program PKG nantinya akan didukung oleh aplikasi SATUSEHAT Mobile. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengunduh dan membuat akun di SATUSEHAT Mobile (SSM) guna mempermudah akses dan pendaftaran pemeriksaan PKG Hari Ulang Tahun nanti.

"Yang penting peran serta masyarakat, mengunduh aplikasi Satu Sehat, mendaftarkan diri. Kemudian nanti pada hari H beberapa hari sebelumnya mendapatkan notifikasi, bawa tanda pengenal dan pendaftaran yang sudah ternotifikasi di Satu Sehat tersebut," ungkapnya.

Ketika kemudian ada masyarakat atau penduduk di pedalaman yang tidak memiliki data diri atau belum melakukan pendaftaran, Dante bilang tak perlu risau. Masyarakat tetap bisa datang ke layanan kesehatan untuk mendapatkan fasilitas itu.

"Bawa KTP, kalau enggak ada KTP, kartu keluarga, kalau enggak ada kartu keluarga, buku KIA. Kalau tidak ada identifikasi misalnya di pedalaman, penduduk itu ya enggak apa-apa, hanya datang ke Puskesmas, nanti petugas Puskesmas yang akan menginput data identifikasi-nya," ujarnya.

Hal itu untuk mempermudah masyarakat untuk mengakses program tersebut.

Baca Juga:ATR/BPN Kulon Progo Diminta Tingkatkan Inovasi Layani Masyarakat

"Jadi, sama sekali tidak dipersulit masalah administrasi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak