TPS3R Tak Mampu Tampung, Sampah Yogyakarta Membludak Pasca Libur Nataru dan Imlek

Kota Jogja masih mengirimkan 35 ton sampah ke TPA Piyungan.

Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 01 Februari 2025 | 12:34 WIB
TPS3R Tak Mampu Tampung, Sampah Yogyakarta Membludak Pasca Libur Nataru dan Imlek
Tumpukan sampah berserakan di sejumlah ruas jalan di Yogyakarta yang mengakibatkan drainase jalan tersumbat saat hujan deras. [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Isra Miraj dan Imlek kemarin, membuat volume sampah di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Diperkirakan lonjakan volume sampah di kota ini mencapai 35 ton per hari.

"Lonjakan sampah selama masa libur panjang memang tidak bisa dihindari, terutama di Kota Yogyakarta," papar Kepala Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Aris Prasena dikutip Sabtu (1/2/2025).

Menurut Aris, volume sampah yang mencapai 35 ton tersebut belum bisa dikelola di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) milik Kota Yogyakarta. Karenanya DLHK DIY bersama DLH Kota Yogyakarta berupaya mengantisipasi persoalan tersebut agar sampah di depo-depo semakin membludak.

Diantaranya melalui pengiriman 35 ton sampah dari Kota Yogyakarta ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan. Hal ini dilakukan karena masalah sampah di Kota Yogyakarta sudah masuk kategori darurat.

Baca Juga:Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Bantul Raup Rp1 Miliar dari Pariwisata

"Tapi evakuasi [sampah dari Kota Jogja] tidak dilakukan setiap hari, evakuasi berdasarkan kebutuhan," ujarnya.

Aris berharap operasional fasilitas pengolahan sampah baru di Bawuran, Bantul bisa segera dilakukan. Dengan demikian bisa ikut membantu mengatasi masalah sampah di Kota Yogyakarta.

Ditargetkan BUMD Bantul tersebut bisa beroperasi penuh pada 1 Maret 2025 mendatang. Bawuran memiliki kapasitas pengolahan 49 ton sampah per hari dan dapat ditingkatkan hingga 70 ton pada tahap pengembangan. Hal ini berarti sampah dari Kota Yogyakarta bisa menjadi penyumbang utama dengan volume sekitar 40 ton per hari.

"Bawuran uji komisioning yang dijadwalkan pada 15 hingga 20 Februari," ungkapnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Imlek di Stasiun Yogyakarta: Penumpang KA Disambut Liong, Naga, dan Angpao

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak