Jogja Bangun Website Terpadu: RT/RW Terlibat, Data Makro & Mikro Jadi Satu

Pemkot Jogja bangun website integrasi data untuk wujudkan kota cerdas. RT/RW dilibatkan dalam pendataan mikro. Tujuannya satukan data pusat-daerah dan efisiensi layanan.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 27 Agustus 2025 | 14:35 WIB
Jogja Bangun Website Terpadu: RT/RW Terlibat, Data Makro & Mikro Jadi Satu
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat memberi keterangan kepada wartawan, Rabu (27/8/2025). [Hiskia/Suarajogja]
Kesimpulan
  • Pemkot Jogja akan membangun website baru untuk integrasi data
  • Hal itu dilakukan untuk mewujudkan kota cerdas
  • Nantinya RT dan RW dilibatkan untuk pendataan di sektor mikro-nya

SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyoroti pentingnya integrasi data dalam mewujudkan kota cerdas.

Salah satu yang dilakukan yakni pembangunan satu website.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan pentingnya pembangunan sistem satu website terpadu.

Hal itu dapat digunakan untuk menyatukan data pemerintah pusat hingga daerah.

Baca Juga:UMKM DIY Go Digital, Gojek Jadi Jurus Jitu Dongkrak Penjualan

Menurutnya, langkah ini mendesak untuk dilakukan. Pasalnya selama ini ego sektoral antar instansi masih menjadi penghambat integrasi data tersebut.

"Saya berharap sebetulnya dari Kementerian Komunikasi dan Digital ini sebagai satu yang sangat bisa menjembatani ketika kita ingin membuat one and single website seperti yang kita cita-citakan bersama," kata Hasto, saat ditemui usai acara Inovasi Kota Cerdas: Mewujudkan Kedaulatan, Ketahanan, dan Keberlanjutan Menuju Indonesia Emas, Rabu (27/8/2025).

Hasto menjelaskan, satu website nasional itu nantinya akan berfungsi sebagai wadah yang mengintegrasikan data makro dan mikro.

Data makro biasanya dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan skala persentase.

Sedangkan data mikro dihimpun oleh unit-unit kerja pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW.

Baca Juga:Bukan Cuma Bersih, Sungai di Yogyakarta Akan Disulap Jadi Tempat Wisata dan Penghasilan Warga

"Single website itu penting. Hari ini ada data sektoral, ada data umum. Data sektoral itu lahir dari unit-unit kerja. Data umum itu data yang dari BPS biasanya itu data makro," ucapnya.

Menurut Hasto, perbedaan data makro dan mikro sering memicu perdebatan.

Tanpa melalui mekanisme verifikasi dan validasi yang kuat, perbedaan itu berpotensi memicu kebingungan publik.

"Menurut saya perlu dijembatani kalau enggak ya kelahi terus data makro dan mikro," jelasnya.

Hasto menekankan, penyatuan data akan berdampak besar terhadap efektivitas pelayanan publik.

Dengan integrasi digital, masyarakat bisa mengakses layanan lintas instansi tanpa harus berpindah-pindah tempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini