Sri Sultan HB X Turun Tangan, Rektor Diperintah Jaga Mahasiswa dari Anarkisme di Demo Jogja

Rektor Kampus di Jogja meminta pengusutan provokator yang justru mencoreng aksi demo mahasiswa.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 01 September 2025 | 07:26 WIB
Sri Sultan HB X Turun Tangan, Rektor Diperintah Jaga Mahasiswa dari Anarkisme di Demo Jogja
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan paparan usai pertemuan dengan para rektor di Yogyakarta di Kompleks Kepatihan, Minggu (31/8/2025) malam. [Kontributor/Putu]

Namun Sultan mengingatkan agar keputusan meliburkan sekolah dipikirkan dengan bijak. Sebab jika semua sekolah dan kampus diliburkan, maka justru bisa menimbulkan kesan negatif di masyarakat.

"Saya tidak mengatakan harus tutup atau tetap belajar. Silakan sekolah menimbang sendiri. Tapi kalau ditutup, konsekuensinya apa? Apakah siswa benar-benar di rumah atau malah ikut demonstrasi, kan kita tidak tahu. Lebih baik kampus tetap buka supaya masyarakat tidak melihat semua kampus meliburkan. Memangnya ada apa? Itu kesannya tidak bagus," imbuhnya.

Komitmen Rektor Kampus

Mengantisipasi gelombang demonstrasi mahasiswa yang kian meluas, para pimpinan perguruan tinggi di Yogyakarta mengingatkan mahasiswa agar tetap menjaga tradisi damai dalam menyuarakan aspirasi.

Baca Juga:Tragis! Mahasiswa Amikom Meninggal Usai Ikut Aksi Unjuk Rasa, Kampus Berharap Penjelasan Polda DIY

Namun mahasiswa harus menarik diri bila aksi berubah anarkis.

"Silakan demonstrasi, tidak ada larangan. Ini negara demokrasi, mereka punya alasan untuk aksi. Tetapi tolong hindari dan cegah kekerasan. Sekarang potensi anarkis gede banget, lebih sistematis dari sebelumnya,," papar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UGM, Arie Sujito usai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Minggu (31/8/2025) malam.

Arie menyebut, kampus mendukung aksi sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara.

Namun yang perlu dihindari bukan sekadar kericuhan, tetapi juga manipulasi dari pihak luar.

Jangan sampai aksi yang digelar mahasiswa justru menciptakan horor baru.

Baca Juga:Arahan Sultan Pasca Ricuh: Kurangi Seremoni, Pejabat Utamakan Empati, Jaga Daerah dari Instabilitas

Sebab, hal itu bisa menjadi alasan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mereproduksi simbol-simbol kekerasan.

"Kita akan melindungi mahasiswa, warga Jogja, tapi pada saat yang sama kita harus saling memperkuat agar potensi manipulasi tidak bisa jalan," tandasnya.

Terkait banyaknya kasus pembakaran dan penjarahan dalam aksi demo kali ini, Arie mendesak pemerintah menyelidiki dalang provokasi yang memanfaatkan situasi hingga berpotensi menjerumuskan mahasiswa menjadi korban.

Arie menilai, kondisi saat ini berbeda dengan demonstrasi 1998.

Jika pada 1998 , krisis ekonomi memicu krisis politik, maka yang terjadi saat ini krisis politik dipertajam dengan krisis ekonomi.

"Eskalasi percepatan ini luar biasa, pembakaran dan lain-lain. Saya yakin ada sesuatu yang harus diantisipasi. Jangan sampai rakyat jadi korban provokasi. Terlalu mahal kalau rakyat harus berkorban darah dan nyawa. Nah, tradisi Jogja di mana pun aspirasi selalu damai, ini harus kita jaga. Kalau ada anarkisme, biasanya kita langsung bertanya-tanya siapa di belakangnya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak