Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke

Warga Yogyakarta antri panjang reaktivasi PBI JK yang mendadak nonaktif. Mereka butuh akses kesehatan gratis karena penyakit kronis & penghasilan tak menentu.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:19 WIB
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Warga antri reaktivasi kepesertaan PBI JK di MPP Kota Yogyakarta, Kamis (12/1/2026).[Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Ratusan warga mengantri di MPP Yogyakarta pada Kamis (12/1/2026) untuk reaktivasi kepesertaan PBI JK yang mendadak tidak aktif.
  • Beberapa peserta seperti Rustini dan Jumiran terkejut karena tidak menerima pemberitahuan sebelum layanan kesehatan gratis mereka ditolak.
  • Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyediakan delapan konter dengan kuota harian 300 pemohon untuk memproses 21.874 peserta dinonaktifkan.

Ia juga menyebut dalam satu keluarga tidak hanya satu orang yang didaftarkan sebagai peserta PBI JK. Dirinya dan anaknya ikut terdaftar. Namun kini ia belum tahu apakah seluruh anggota keluarga dinonaktifkan hanya suami.

"Belum lihat yang anak. Mungkin sama," ungkapnya.

Ibu rumah tangga itu menyebut, bagi keluarga yang memiliki anggota dengan penyakit kronis, jeda satu bulan saja bisa menjadi persoalan bila tidak berobat. Apalagi obat harus diminum setiap hari, tanpa putus. Karena itu dia berharap masalah reaktivasi bisa segera selesai.

"Apa-apa sekarang mahal, kalau masih harus beli obat dan periksa dokter tanpa bantuan pemerintah, kami bisa apa," paparnya.

Baca Juga:BPJS Kesehatan Dicoret? Dinsos DIY Buka Layanan Pengaduan, Jangan Tunda

Kondisi serupa dialami warga asal Kotagede, Jumiran yang mengaku kaget kepesertaan PBI JK miliknya dan sang istri tiba-tiba tidak aktif. Padahal dirinya bukan pegawai atau karyawan.

"Saya jualan bakso di kotagede sudah 25 tahun," paparnya.

Laki-laki 61 tahun itu mengaku menjadi peserta BPJS PBI sekitar 10 tahun terakhir. Dia baru tahu statusnya tidak aktif saat mengantar istrinya berobat.

"Tiba-tiba saja enggak aktif. Enggak ada pemberitahuan,” katanya.

Ia tinggal bersama keluarga dan menggantungkan penghasilan dari usaha kecilnya berjualan bakso dengan penghasilan tidak menentu. Menurutnya, jaminan kesehatan sangat penting sebagai bentuk antisipasi saat sakit.

Baca Juga:PHK Massal Pasca Kebakaran: 356 Eks Pekerja MTG Sleman Terima JHT, Ini Rinciannya

"Kalau ada apa-apa kan enggak tahu. Kesehatan itu enggak bisa diprediksi. Kalau enggak ada uang, repot," ujarnya.

Ia berharap proses pengurusan bisa cepat selesai. Dia harus menutup lapaknya demi bisa mengurus pengaktifan kembali PBI JK miliknya. Dia hanya khawatir, di usianya yang tak lagi muda membuatnya khawatir jika sewaktu-waktu sakit dan harus membayar biaya berobat sendiri. 

Sebba bagi mereka, kartu jaminan kesehatan bukan sekadar administrasi. Namun lebih dari itu sebagai pegangan hidup, terutama ketika usia dan penyakit berjalan beriringan.

"Semoga sehat terus. Enggak sakit," harapnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, Waryono mengungkapkan, Dinkes memberikan kuota sekitar 300 pemohon tiap harinya untuk melakukan reaktivasi kepesertan PBI JK. Sebab ada 21.874 peserta PBI JK yang dinonaktifkan di Kota Yogyakarta saat ini.

"Kami sediakan delapan counter agar tidak ada antrian panjang dan mempercepat proses," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak