Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini

Dua kakak beradik di bantaran Kali Gajah Wong cari rongsok demi hidup. Arta (16) berhenti sekolah, ajari adiknya (10) baca tulis. Mereka ingin sukses & bantu keluarga.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 24 Februari 2026 | 15:07 WIB
Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini
Arta dan Rizki pulang ke rumah usai mencari rongsok, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Dua kakak beradik, Arta (16) dan Rizki (10), mencari rongsokan di bantaran Kali Gajah Wong sejak pandemi untuk menyambung hidup.
  • Arta mengajari adiknya baca tulis dan hitung di sela waktu kerja meskipun dirinya berhenti sekolah dasar demi membantu ayah.
  • Keluarga ini hidup bergantung pada penghasilan tidak menentu dari barang bekas, sambil menunggu janji bantuan pendidikan yang belum terealisasi.

Menabung untuk Masa Depan

Diungkapkan Arta memang penghasilan dari mengumpulkan botol plastik, kardus, dan kaleng memang tidak menentu. Terkadang mereka hanya membawa pulang Rp10.000 hingga Rp20.000 jika ditimbang langsung di jalan.

Ketika dibawa pulang dan lebih dulu dikumpulkan menjadi satu nilainya kadang bisa lebih tinggi meski tidak signifikan. Namun dengan kondisi itu mereka tetap disiplin menyisihkan uang untuk ditabung.

"Ya untuk ditabung sama buat jajan sehari-hari," tuturnya.

Baca Juga:JPW Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru SLB di Jogja, Minta Percepat Proses Hukum

Di tengah ketidakpastian pendidikan dan ekonomi mereka, Arta tetap memegang teguh semangat yang diberikan oleh ayahnya. Setiap hari sebelum berangkat keliling doa dan dukungan orang tua menjadi bahan bakar utamanya untuk tetap bekerja keras.

"Dukungan orang tua itu yang bikin semangat," imbuhnya.

Arta punya satu harapan sederhana namun mendalam. Ia ingin suatu saat nanti usahanya berbuah manis hingga mampu memiliki rumah sendiri dan menjadi orang yang berguna bagi sesama.

"Ke depane saya kepingin jadi orang yang berguna. Jadi orang yang sukses punya usaha sendiri, bisa buat bantu orang tua," tandasnya.

Adapun kini Arta dan Rizki tinggal bersama bersama sang ayah Susilo serta ibu sambungnya di bantaran Sungai Gajah Wong. Mereka hidup dalam kontrakan sederhana pinggir kali dengan biaya Rp500 ribu per bulan.

Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Jogja 23 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan

Menanti Harapan yang Nyata

Sang ayah, Susilo, mengungkapkan bahwa sudah banyak instansi dan individu yang datang menawarkan bantuan.

Namun hingga kini janji-janji tersebut belum ada yang terealisasi secara konkret.

"Sebenarnya itu kalau ada instansi atau orang yang menolong memang sudah banyak, orang-orang yang menginginkan Arta itu sekolah lagi atau adiknya sekolah lagi, tapi sampai saat ini saya sendiri menunggu nggak ada yang kembali merespons," ungkapnya.

Ia sebenarnya menyimpan keinginan besar untuk melihat anak-anaknya kembali bersekolah.

"Saya terbuka untuk kalau memang ada orang yang ingin menyekolahkan anak saya, saya terbuka," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini