Harga LPG Non Subsidi Meroket di Jogja, Penjual Resah, Ancaman Migrasi ke Elpiji 3 Kg Menguat?

Harga gas elpiji nonsubsidi di Yogyakarta naik signifikan, memicu kekhawatiran migrasi ke gas subsidi 3 kg. Pemda DIY perketat pengawasan distribusi agar subsidi tepat sasaran

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 21 April 2026 | 16:52 WIB
Harga LPG Non Subsidi Meroket di Jogja, Penjual Resah, Ancaman Migrasi ke Elpiji 3 Kg Menguat?
Penjualan gas elpiji di salah satu pangkalan di Kota Yogyakarta. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Harga elpiji nonsubsidi di Yogyakarta naik signifikan per 18 April 2026, menyebabkan penurunan omzet bagi para penjual pangkalan.
  • Kenaikan harga memicu kekhawatiran masyarakat beralih ke elpiji 3 kg bersubsidi yang berpotensi mengganggu stabilitas distribusi energi tersebut.
  • Pemda DIY memperketat pengawasan distribusi elpiji 3 kg untuk memastikan subsidi tetap tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu.

"Namun untuk ketersediaan LPG nonsubsidi di wilayah DIY, secara umum dalam kondisi aman dan terkendali," jelasnya.

Yuna mencoba menenangkan dengan menyatakan bahwa segmen konsumen gas nonsubsidi berbeda.

"Hal ini dikarenakan LPG nonsubsidi memiliki segmen konsumen yang berbeda, umumnya berasal dari kelompok masyarakat yang relatif tidak terlalu sensitif terhadap perubahan harga," paparnya.

Meski demikian, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap potensi peralihan konsumen ke gas bersubsidi. Yuna mengakui adanya kemungkinan tersebut, meskipun ia menilai potensinya terbatas karena perbedaan spesifikasi tabung dan regulator.

Baca Juga:Ratusan Pemilik Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Gunungkidul Nyaris Gulung Tikar Usai Penjualan Seret, Ini Sebabnya

"Selain itu, LPG 3 kg merupakan LPG bersubsidi yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat tertentu seperti rumah tangga kurang mampu dan UMKM sehingga penggunaannya tidak bersifat bebas," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi untuk membendung potensi 'tsunami' migrasi yang dapat menguras kuota subsidi, Pemda DIY bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan sejumlah strategi.

Langkah-langkah tersebut termasuk memperketat pengawasan distribusi gas elpiji 3 kg agar tepat sasaran, menggencarkan sosialisasi peruntukan gas bersubsidi, hingga berkoordinasi intensif dengan Pertamina dan aparat untuk mencegah penyalahgunaan.

"Kami juga mendorong penggunaan LPG nonsubsidi bagi masyarakat mampu sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan subsidi yang tepat sasaran," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Harga Pertamax Turun per November 2023, Tanggapan Sejumlah Warga Jogja: Turunnya Sedikit, Mana Kerasa!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak