Juknis Tak Jelas dan jadi Saudara Tiri KDMP, KKMP di Jogja Belum Rasakan Dukungan Pemerintah

Program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) terkendala minimnya modal, juknis, dan dukungan pemerintah dibandingkan koperasi desa

Budi Arista Romadhoni
Senin, 29 Juni 2026 | 16:03 WIB
Juknis Tak Jelas dan jadi Saudara Tiri KDMP, KKMP di Jogja Belum Rasakan Dukungan Pemerintah
Kondisi KKMP Giwangan yang saat ini omzetnya rendah ditengah minimnya bantuan pemerintah, Senin (29/6/2026).(Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Koperasi Kelurahan Merah Putih di Giwangan, Yogyakarta, beroperasi sejak Mei 2026 dengan menyediakan kebutuhan pokok murah sesuai harga eceran tertinggi.
  • KKMP menghadapi kendala operasional seperti minimnya modal, ketiadaan staf profesional, serta kurangnya dukungan regulasi dan subsidi dari pemerintah.
  • DPRD DIY mendesak evaluasi total dan investigasi pelatihan manajer koperasi menyusul meninggalnya lima peserta akibat metode pelatihan fisik.

Kondisi tersebut berbeda dengan skema pengembangan KDMP di desa yang dinilai memiliki dukungan regulasi dan fasilitas yang lebih jelas.

Sudaryanto menyebut hingga saat ini belum ada kepastian mengenai bentuk dukungan pemerintah terhadap KKMP di wilayah perkotaan. Banyak ketentuan yang diterapkan pada KDMP sulit diterapkan di perkotaan, salah satunya terkait kebutuhan lahan yang luas.

"Kami ini seperti saudara kembar KDMP tetapi perlakuannya berbeda. Kalau di desa mencari lahan seribu meter persegi mungkin mudah. Kalau di kota sangat sulit. Karena itu aturan untuk KKMP seharusnya berbeda dengan KDMP," katanya.

Ia berharap pemerintah segera menerbitkan regulasi khusus bagi koperasi perkotaan agar pengembangan KKMP tidak tertinggal jauh dibandingkan koperasi desa.

Baca Juga:Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Apalagi saat ini, kata dia, dari sekitar 40 hingga 50 kelurahan di Kota Yogyakarta, baru sekitar 20-an KKMP yang mulai aktif bergerak.

Sebab selain persoalan regulasi, tantangan terbesar lainnya adalah membangun kesadaran masyarakat untuk berbelanja di koperasi milik lingkungan sendiri. 

Padahal KKMP tidak bertujuan mematikan usaha warung kecil di lingkungan masyarakat. Namun sebaliknya koperasi ingin menjadi pemasok bagi warung-warung kecil agar mereka juga dapat menjual kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

"Kami sudah menyediakan barang murah bahkan layanan antar, tetapi warga masih banyak yang memilih belanja ke luar. Ini menjadi tantangan besar bagi kami," katanya.

Sementara itudi tengah upaya pemerintah mempercepat pengembangan KDMP, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mendesak pemerintah menghentikan sementara pelatihan calon manajer KDMP. Hal ini menyusul meninggalnya lima peserta pelatihan.

Baca Juga:MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta

"Kami meminta pelatihan dihentikan sementara untuk dilakukan evaluasi menyeluruh dengan mengedepankan aspek keselamatan peserta," tandasnya.

Menurut Eko, peristiwa tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelatihan. Tak hanya proses rekrutmen peserta, pemeriksaan kesehatan namun juga metode pelatihan hingga standar keselamatan.

Aparat penegak hukum juga didesak melakukan investigasi terbuka dan transparan terkait meninggalnya lima peserta pelatihan tersebut.

"Lima korban jiwa ini jumlah yang sangat besar. Bahkan satu korban dalam pelatihan pun seharusnya tidak boleh terjadi. Harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum," ujarnya.

Eko menilai pelatihan bagi calon manajer koperasi memang perlu menanamkan disiplin dan integritas. Namun metode yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasi alih-alih pendekatan yang menyerupai pelatihan fisik berat.

"Koperasi membutuhkan manajer yang memiliki kemampuan manajemen, integritas dan mental model yang baik dalam mengelola organisasi, bukan semata kemampuan fisik," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak