Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi

Edi Khemod Seringai sebut situasi sosial-politik RI kini mirip era Reformasi 1998. Ia nilai pembungkaman kebebasan dan tekanan pada aktivis sudah masuk fase yang sama.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:42 WIB
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
Aktivis '98 Edy Khemod berkomentar terkait kondisi bangsa di Yogyakarta, Selasa (25/8/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Aktivis sembilan puluhan Edi Khemod menyatakan situasi politik Indonesia kini menyerupai kondisi menjelang Reformasi.
  • Pernyataan tersebut disampaikan di Yogyakarta pada hari Selasa tanggal dua puluh lima Agustus tahun dua ribu dua puluh enam.
  • Edi menilai gerakan masyarakat sipil mampu menekan pemerintah namun harus didampingi oleh para pakar.

SuaraJogja.id - Aktivis '98 sekaligus drummer Seringai, Edi Khemod ikut buka suara terkait gejolak situasi sosial dan politik Indonesia saat ini. Berbagai gerakan yang dibungkam seperti pemblokiran rekening aktivis Pati hingga pembungkaman kebebasan berekspresi dan demokrasi menunjukkan pola yang mengingatkannya pada kondisi menjelang Reformasi 1998.

Edy bahkan mengaku tidak terkejut ketika berbagai persoalan sosial, aksi masyarakat sipil, hingga respons keras terhadap gerakan kembali muncul. Baginya, kondisi tersebut merupakan sesuatu yang sejak lama telah ia khawatirkan.

"Gue kalau ditanya situasi sekarang ya kayak gitu-gitu, enggak heran. Ini yang udah gue protes sejak dulu, terus kemudian sekarang terjadi," ujar Edy di Yogyakarta, Selasa (25/8/2026).

Menurut Edy, kekhawatiran tersebut bukan baru muncul belakangan. Ia mengaku telah menyuarakan persoalan serupa sejak menjadi mahasiswa pada 1998.

Baca Juga:Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik

Karena itu, ketika situasi yang pernah dikhawatirkannya kembali muncul, Edy memilih tidak terkejut. Ia menilai kondisi saat ini justru menjadi pembuktian bahwa persoalan yang dulu ia kritik belum sepenuhnya selesai.

"Ketika sekarang rezimnya terjadi, ya jangan heran kalau itu terjadi. Jadi gue tuh bukan diam, tapi gue lebih ke, I know it. Gue tahu ini akan terjadi," tandasnya.

Ketika ditanya apakah ada kekhawatiran Indonesia kembali mengalami situasi seperti 1998, Edy justru menilai proses tersebut sudah berlangsung. Ia mengingat kembali pengalaman sebagai mahasiswa pada 1998.

"Loh, sedang? Maksudnya sedang kok ini. Kita lagi di dalam fase yang sama," ujarnya.

Edy juga menyinggung adanya tindakan kekerasan dalam merespons aksi. Sebut saja dalam insiden pelemparan batu terhadap rombongan bus warga Pati yang hendak berunjukrasa ke Jakarta. 

Baca Juga:Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Menurut dia, berbagai bentuk tekanan terhadap gerakan masyarakat bukan sesuatu yang mengejutkan. Ia mengaku sudah melihat pola tersebut sejak era mahasiswa.

"Kalau ini terjadi, ya jangan heran," katanya.

Menurutnya, masyarakat saat ini juga harus tetap berpegang pada nilai yang diyakini, terutama ketika menghadapi perubahan politik dan tekanan terhadap gerakan masyarakat sipil.

Menjaga konsistensi terhadap nilai yang diyakini menjadi hal penting. Ia mengaku prinsip tersebut tetap ia pegang hingga kini, meski telah berpindah dari aktivis mahasiswa menjadi musisi dan pembuat film saat ini 

"Dulu kita waktu '98 menjalaninya, lolos. Ya kita jalanin aja sekarang. Gue cuma bisa percaya sama keyakinan gue. Gue jalan lurus. Dan itu yang gue lakukan sejak zaman gue mahasiswa '98," katanya.

Edy menambahkan berbagai gerakan masyarakat sipil yang belakangan muncul merupakan bentuk penting dari kontrol masyarakat terhadap negara. Ia mencontohkan gerakan masyarakat di Pati yang menurutnya menarik karena menunjukkan masyarakat sipil mampu memberikan tekanan terhadap pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak