Tabrak Truk Tronton di Ring Road Utara Sleman, Pengendara Motor Tewas

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Tabrak Truk Tronton di Ring Road Utara Sleman, Pengendara Motor Tewas
Kecelakaan yang menyebabkan pengendara tewas menyisakan bekas pecahan sepeda motor di Jalan Ring Road Utara, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman, Rabu (15/7/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"Korban sudah terkapar di tengah jalan. Kondisi korban sudah tak sadar diri dan diduga meninggal di tempat."

SuaraJogja.id - Sebuah kecelakaan hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia terjadi di Jalan Ring Road Utara, Dusun Pogung Lor, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kecelakaan terjadi antara sepeda motor dan truk yang terparkir di jalur cepat Jalan Ring Road Utara.

Seorang warga Pogung Lor, Imam Wahyu (34), menuturkan bahwa peristiwa terjadi pada Selasa (14/7/2020) sekitar pukul 20.35 WIB. Saat itu dirinya berada di dalam rumah sedang beristirahat.

"Tiba-tiba ada benturan keras yang terdengar. Akhirnya saya keluar rumah dan belum sadar jika ada kecelakaan, tapi memang ada truk tronton yang terparkir di jalur cepat. Sekitar 10 menit baru mulai ramai petugas kesehatan dan polisi," kata Wahyu, ditemui SuaraJogja.id, Rabu (15/7/2020).

Ia menjelaskan bahwa truk sudah terparkir di jalur cepat sejak Maghrib. Ia menduga, truk mogok, sehingga terpaksa parkir di jalur tersebut.

"Setelah Maghrib sekitar pukul 18.20 WIB, truk itu sudah ada di pinggir jalur cepat [sebelah selatan]. Dua sopir truk juga sibuk membenahi mesin dan memang mogok sejak Maghrib itu. Mereka juga memberi lampu sein untuk tanda," kata dia.

Imam menjelaskan, sejak awal truk terparkir di jalan tersebut dapat membahayakan pengendara dari arah timur menuju barat yang melalui jalur cepat.

"Jalur di lokasi ini [TKP] kan tikungan, jadi cukup berbahaya ketika kendaraan melaju kencang dari arah timur. Saya sudah menduga ini akan berbahaya jika truk tak segera berpindah, dan benar kecelakaan terjadi ketika motor melintas jalur cepat," ungkapnya.

Disinggung soal kronologi kejadian, Imam tak mengetahui secara pasti. Kendati demikian, kata dia, pengendara motor melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi.

"Motornya rusak parah, saat melihat lokasi, korban sudah terkapar di tengah jalan. Kondisi korban sudah tak sadar diri dan diduga meninggal di tempat," ujar imam.

Warga yang membuka usaha makanan di sekitar rumahnya tersebut menjelaskan bahwa kecelakaan kerap terjadi di sekitar lokasi. Di samping penerangan yang kurang, adanya tikungan menyebabkan pengendara harus lebih berhati-hati.

"Sudah sering kecelakaan di sini baik motor dan mobil. Memang sejauh ini motor dari arah timur sering masuk ke jalur cepat, karena untuk masuk ke jalur lambat setelah dari underpass [Kentungan] harus melambatkan kendaraan, sehingga mereka memilih tetap berada di jalur cepat. Jika tidak ada pandemi Covid-19, biasanya ada polisi yang berjaga," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatlantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko membenarkan kejadian tersebut.

"Iya betul, korban pengendara motor meninggal di TKP," ujar Mega melalui pesan singkat.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum dapat membeberkan kronologi serta identitas korban.

"Kami sedang menyelidiki kejadian lebih lanjut. Mohon ditunggu dahulu," kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS