Template brailee berisi keterangan judul surat suara, pemilihan bupati dan wakil bupati, kemudian di bawah garis ada kolom untuk pasangan calon nomor satu dan nomor dua. Lalu di bagian bawah ada dua kolom untuk menyalurkan aspirasi.
Selanjutnya, Wawan menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengalami kesulitan untuk mengkses informasi kedua calon bupati dan wakil bupati yang tengah bersaing. Wawan menyebutkan, ada banyak media yang bisa diakses untuk mendapatkan informasi seputar pilkada bagi pemilih tunanetra seperti dirinya.
"Kalau dari saya sih, sebagai disabilitas netra mungkin sejauh ini sudah cukup baik. Kita mengucapkan terima kasih kepada KPU karena telah melaksanakan UU Pemilu aksesibilitas itu," terang Wawan ditemui usai memberikan suaranya Rabu (09/12/2020).
Ketua KPPS TPS 009 Purwahid menjelaskan bahwa di TPS-nya ada dua orang pemilih dengan disabilitas netra. Ia menyampaikan, pihak KPU sudah memberikan alat yang mudah dipahami. Jika ada yang belum mendapatkan, kata dia, mereka bisa didampingi keluarganya.
Baca Juga:Punya Nama seperti Paslon Pilkada Bantul? Warung Ini Beri Diskon Mi Ayam
"Alatnya ada alat khusus, template brailee," terang Purwahid.
Alat itu digunakan sebagai pandangan untuk membaca. Purwahid meyakini, melalui template tersebut, penyandang disabilitas sudah bisa memahami isi surat yang akan digunakan untuk memilih kepala daerah. Tidak ada kesulitan yang berarti baik dari panitia penyelenggara maupun masyarakat penyandang disabilitas dalam memberikan suaranya.