Sementara terkait libur Imlek pada 12 Februari 2021 mendatang dan kebijakan Pemprov Jateng yang meminta warganya tetap di rumah, Pemda DIY berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk mengantisipasi dampak kebijakan tersebut. Jangan sampai warga Jateng justru liburan ke DIY saat libur panjang Imlek yang berpotensi pada peningkatan penularan COVID-19.
Hal ini mengacu pada pengalaman selama dua kali libur panjang di Natal dan akhir tahun lalu. Adanya dua kali libur panjang tersebut meningkatkan kasus COVID-19 hingag 40 persen di Indonesia, termasuk di DIY.
Untuk itu kabupaten/kota diminta memantau mobilitas dan jumlah wisatawan yang bertandang ke DIY minggu depan. Hasil evaluasi tersebut untuk mengambil kebijakan kedepan.
"Kalau pada kesini, jogja bakal jadi makin[jadi zona] merah. Pertanyaannya kan jadi seperti itu, tapi kita kan tidak bisa melakukan close[menutup jogja]. Dengan ditutup konsekuensinya kan besar, tidak hanya hotel, tapi pasar bagaimana, ini harus diperhatikan karena implikasinya besar. Kita hati-hati saja. Pemda DIY tidak akan mampu membiayai masyarakat bila [semua] ditutup," ungkapnya.
Baca Juga:Satpol PP Bantul Catat Angka Pelanggaran PTKM Menurun
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana mengungkapkan Jaga Warga diharapkan menjadi gerakan bersama untuk saling menjaga lingkungan di tingkat paling bawah, terutama dalam menerapkan prokes dan mobilitas warga. Nanti akan ada pemetaan zona-zona penularan COVID-19 hingga ke tingkat dusun.
Dusun yang masuk dalam zona hijau karena tidak ada penularan COVID-19 akan berbeda penerapan jaga warga dibandingkan dusun zona kuning yang memiliki 25 persen penularan COVID-19 maupun zona merah dengan kasus penularan diatas 50 persen.
"Di dusun-dusun itu jika sudah zona merah ya harus karantina wilayah. Ada posko di tingkat RT/RW dengan spirit jaga warga karena penularan sudah di tingkat warga, kalau dari luar [daerah] sudah tinggal sedikit. Bahkan di kulon progo tidak ada," imbuhnya
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:PTKM Dinilai Efektif, Pemkab Bantul Berharap Ada Perpanjangan