Top 5 SuaraJogja: IRT Bunuh Diri Ditinggal Suami Kerja, Hanung Baper Pisah Kamar dari Anak

Di samping itu, pakar UGM mengimbau masyarakat lebih ketat menerapkan prokes karena Covid-19 varian delta lebih cepat menyebar.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Rabu, 16 Juni 2021 | 10:52 WIB
Top 5 SuaraJogja: IRT Bunuh Diri Ditinggal Suami Kerja, Hanung Baper Pisah Kamar dari Anak
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Gara-gara kelelahan saat musim panen, tetapi suami pergi bekerja di luar kota, seorang ibu rumah tangga di Gunungkidul nekat bunuh diri. Di sisi lain, Ketua Heroe Poerwadi mengungkapkan, sebagian besar penularan Covid-19 di Jogja berasal dari keluarga.

Di samping itu, pakar UGM mengimbau masyarakat lebih ketat menerapkan prokes karena Covid-19 varian delta lebih cepat menyebar. Akibat pandemi Covid-19 selama setahun lebih ini, 12 museum di DIY pun tutup.

Masih soal Covid-19, 2 anak Hanung-Zaskia terkonfirmasi positif, sehingga harus pisah kamar dari orang tuanya dan membuat Hanung baper. Berikut SuaraJogja.id membagikan ulasan lima berita terpopuler pada Selasa (15/6/2021) kemarin:

1. Ditinggal Suami Bekerja Saat Musim Panen, IRT di Gunungkidul Nekat Gantung Diri

Baca Juga:Waspada! 3 Gejala Utama Virus Corona Varian Delta

S (51), seorang ibu rumah tangga asal Pedukuhan Parangan, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul nekat mengakhiri hidupnya gantung diri di dapur rumah, Senin (14/6/2021) malam. Peristiwa ini tentu menggegerkan warga sekitar.

Berdasarkan informasi dari kakak kandungnya, Su, pemicu S gantung diri diduga stres ditinggal sendiri oleh suaminya bekerja di Klaten, Jawa Tengah, padahal saat ini tengah musim panen. Ketika musim panen, di kampung tentu banyak pekerjaan, sehingga semuanya dikerjakan sendiri.

Baca selengkapnya

2. Kasus Covid-19 di Jogja Meningkat, Mayoritas Penularan dari Keluarga

Baca Juga:Tiga Daerah di Provinsi Jambi Masuk Zona Merah Covid-19

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengakui adanya peningkatan kasus di wilayahnya. Dari jumlah kasus yang meningkat signifikan tersebut, Heroe mengatakan bahwa sebagian besar berasal dari penularan di dalam keluarga.

Saat ditemui di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Heroe menjelaskan bahwa peningkatan terjadi bisa mencapai dua kali lipatnya. Jika kasus mingguan biasanya berkisar 130 sampai 160 kasus, sejak pekan lalu, kasus mingguan mulai berada di angka 286 hingga terakhir, terdata ada 462 kasus.

Baca selengkapnya

3. 2 Anaknya Positif Covid-19, Hanung Bramantyo Baper Serumah Pisah Kamar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak