facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gelang Vaksin Disebut Tak Awet, Begini Penjelasan Pemkot Jogja

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Senin, 23 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Gelang Vaksin Disebut Tak Awet, Begini Penjelasan Pemkot Jogja
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memberi keterangan pada wartawan saat Launching Jogja Merdeka Vaksin di Kantor Kemantren Mergangsan, Senin (26/7/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Disinggung terkait tidak awetnya gelang vaksin yang dibuat Pemkot, Haryadi mengatakan, itu hanya identitas sementara.

SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menjelaskan, penggunaan gelang vaksin, yang rencananya akan menyasar destinasi wisata dan kantor pemerintahan, hanya identitas sementara, sehingga jika rusak dan disebut tidak awet bukan menjadi masalah.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan bahwa identitas utama masyarakat yang sudah tervaksin adalah sertifikat atau kartu vaksin.

"Ya memang itu (gelang vaksin) identitas sementara. Jadi itu hanya sementara saja ketika ada orang yang masuk dan beraktivitas di Jogja," terang Haryadi kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Haryadi mengatakan bahwa gelang vaksin yang berbahan kertas dop itu nantinya diberikan kepada para wisatawan dan juga orang yang akan mengunjungi tempat potensi kerumunan. Ia mencontohkan, ketika pengunjung dari luar Kota Jogja datang ke Malioboro.

Baca Juga: Bikin Komentar Vaksinasi Sengsarakan Rakyat, RI Diciduk Polisi

"Misal dia datang dari luar kota, menginap di hotel. Lalu ditanyakan sudah divaksin?. Jika sudah kita berikan gelang itu, sehingga ada bukti dan sebagai identitas bahwa dia sudah divaksin," terang Haryadi.

Hal itu tak akan jauh berbeda saat petugas patroli berkeliling di Malioboro menanyakan bukti wisatawan telah divaksin. Pengunjung yang menunjukkan kartu atau surat vaksin diberikan gelang tersebut.

"Sama nanti, jika di Malioboro misal dicek sampel nanti diberikan itu. Jadi ada kerumunan di sana atau masuk ke stasiun (gelang) itu identitas sementara saja," ungkap dia.

Disinggung terkait tidak awetnya gelang vaksin yang dibuat Pemkot, Haryadi mengatakan, itu hanya identitas sementara.

"Ya itu semacam souvenir saja lah, itu bukan identitas. Kalau Identitas resmi ya kartu vaksin itu," terang dia.

Baca Juga: Ridwan Kamil Beri Sinyal PTM di Jawa Barat Segera Dimulai, Tapi...

Sebelumnya Pemkot Yogyakarta akan membuat gelang vaksin yang menjadi identitas masyarakat telah divaksin. Lokasi pertama yang di uji coba adalah kompleks Balaikota Yogyakarta.

Usai Balai Kota, Pemkot akan memperluas jangkauan penerapan gelang vaksin ke destinasi wisata, dan juga hotel, terutama pada masyarakat luar Jogja.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait