alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dijatuhi Sanksi Akibat Tak Patuhi Badan Anti-Doping Dunia, Roy Suryo: Indonesia Rugi Besar

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Senin, 18 Oktober 2021 | 14:45 WIB

Dijatuhi Sanksi Akibat Tak Patuhi Badan Anti-Doping Dunia, Roy Suryo: Indonesia Rugi Besar
Roy Suryo (Ria Rizki/Suara.com)

Roy Suryo menyebut sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia kerugian besar bagi Indonesia

SuaraJogja.id - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Roy Suryo menilai bahwa sanksi yang diberikan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia menjadi kerugian besar. Salah satu kerugiannya adalah terancamnya Indonesia untuk tidak bisa menjadi tuan rumah di ajang olahraga internasional dalam waktu dekat.

"Sangat merugikan, apalagi ini bukan yang pertama kita alami," kata Roy saat dihubungi awak media, Senin (18/10/2021).

Roy mengaku khawatir bahwa sanksi dari WADA tersebut membuat Indonesia terancam tidak bisa menggelar atau menjadi tuan rumah dalam ajang olahraga tingkat regional, kontinental, atau dunia selama satu tahun dan bisa diperpanjang. 

Apalagi sudah ada agenda terdekat yang akan dilaksanakan, salah satunya balapan World Super Bike (WSBK) di Sirkuit Mandalika. Meskipun memang secara izin, WSBK sudah mengantonginya sebelum sanksi WADA itu diberikan.

Baca Juga: 4 Jenis Obat yang Dilarang Dikonsumsi Atlet Sebagai Doping

"Nah selain sanksi itu yang berat juga adalah Indonesia tidak diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan multi event dalam bidang sport, selama dalam sanksi itu. Ini kan cukup berat ya. Artinya apa, meskipun kita sudah dapat izin untuk penyelenggaraan di WSBK di Mandalika, bisa jadi itu akan dipertanyakan juga," terangnya. 

Walaupun, kata Roy, izin terkait penyelenggaraan itu sudah dikantongi. Tetapi tidak menutup kemungkinan munculnya hal-hal yang di luar keinginan atau perkiraan sebelumnya.  

"Mungkin beberapa negara yang awalnya jadi kemudian tidak jadi atau batal mengirim (atletnya) bisa juga. Itu kan hak dari negara-negara yang lain untuk kemudian batal mengirim karena Indonesia dianggap tidak patuh pada keputusan dari WADA itu," ungkapnya. 

Belum lagi dengan segala implikasi lainnya yang diterima Indonesia. Di antaranya, atlet tidak boleh mengibarkan bendera merah putih di ajang olahraga internasional hingga tidak adanya lagu kebangsaan.

"Ini kan ya artinya sangat-sangat merugikan bagi Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga: Sanksi WADA bikin Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Ini Mengapa Doping Dilarang

Disebutkan Roy, seharusnya Indonesia tidak lagi menganggap enteng atau sepele persoalan tentang doping itu. Mengingat kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait