Untuk fasilitas sosial dan umum terdampak mulai dari satu sekolah dasar, satu makam, satu musala.
Terkait proses ganti untung ini, pihak kalurahan berharap pemangku kepentingan yang memiliki kapasitas menangani tol, bisa secara otomatis nantinya memperbaiki kembali sarana prasarana, salah satunya jalan.
"Setelah pembangunan tol harus diperbaiki. Pasti banyak jalan kampung, desa, kabupaten yang rusak terkena alat berat. Termasuk saluran irigasi yang rusak, agar dikembalikan," pinta dia.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembang, Kantor Wilayah BPN DIY Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan, wilayah Temanggal I, ada 109 bidang yang terdampak dengan 112 pihak yang berhak (PYB).
Baca Juga:Kampus dan SMK di Sleman Terdampak Tol Jogja, Ini Langkah yang Disiapkan
Semua bidang tanah tersebut telah melewati tahap identifikasi, inventarisasi, appraisal. Total ganti untung yang akan dibayarkan kepada warga Temanggal I sekitar Rp125 miliar.
Musyawarah bentuk ganti untung bagi warga Temanggal I dilaksanakan selama dua hari, imbuh Ely.
Setelah musyawarah, tahap selanjutnya yakni validasi dokumen, lalu pembayaran.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga:Ratusan Makam Bakal Terdampak Tol, Purwomartani Masih Tunggu Pembayaran