Dawai-dawai pada Sasando direntangkan di tabung dari atas ke bawah yang sudah diberi ganjalan-ganjalan. Senda ini digunakan untuk mengatur nada dan menghasilkan nada yang berbeda dari setiap petikan.
3. Jenis-jenis Sasando
Seiring perkembangannya, Sasando terbagi dalam dua jenis yaitu Sasando Elektrik dan Sasando Tradisional. Sasando tradisional merupakan bentuk asli dari sasando tanpa mengunakan alat elektronik lainnya.
Sedangkan sasando elektrik merupakan alat musik tradisional yang menggunakan elektronik untuk pertunjukan modern.
Berdasarkan suaranya, sasando terbagi menjadi tiga jenis, diantaranya;
Baca Juga:Cara Memainkan Alat Musik Kecapi Beserta Fungsi Kecapi
- Sasando engkle yaitu sasando yang memiliki 28 dawai
- Sasando dobel yaitu sasando yang mememiliki 56 hingga 84 dawai
- Sasando biola yaitu sasando yang memiliki suara seperti biola
4. Cara memainkan Sasando
Sasando dimainkan dengan cara dipetik. Namun alat musik ini berbeda dengan alat musik jenis lainnya.
Bisa dimainkan dengan tangan kiri atau tangan kanan dengan arah yang berlawanan. Tangan kanan untuk memainkan accord sedangkan tangan kiri untuk bass atau melodi.
Memainkan alat musik ini tentu tidaklah mudah, harus ada keterampilan jari dalam memetik agar menghasilkan suara yang indah.
Alat musik sasando ini masih dilestarikan dan dikembangkan hingga saat ini, terbukti dari perkembagan jenisnya yaitu sasando elektrik.
Sasando juga sering ditampilkan dalam bentuk musik orkesta maupun pertunjukan solo, suaranya yang indah dan merdu membuat alat musik yang satu ini dikenal hingga mancanegara.
Baca Juga:Cara Memainkan Alat Musik Kolintang Mirip Seperti Gamelan
Demikian tadi ulasan singkat mengenai alat musik Sasando berasal dari Pulau Rote, NTT. Semoga menambah wawasan Ada dan bermanfaat bagi kita semua.