Tak Hanya Sekali, Pelaku Begal Payudara di Gamping Ternyata Sudah Berkali-kali Lakukan Aksinya

Dari banyaknya lokasi pelaku melancarkan aksi, baru satu korban yang melaporkan ke polisi.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 05 September 2023 | 16:40 WIB
Tak Hanya Sekali, Pelaku Begal Payudara di Gamping Ternyata Sudah Berkali-kali Lakukan Aksinya
Polisi mengungkap kasus begal payudara yang dilakukan pelaku berinisal TS saat konferensi pers di Polsek Gamping, Selasa (5/9/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]

SuaraJogja.id - Pemuda bernama TS alias Taufik (20) warga Rongkop, Gunungkidul terisak saat digiring polisi di Polsek Gamping. Ia ditangkap menyusul aksi nekatnya melakukan begal payudara seorang perempuan di kawasan Gamping, Sleman, Senin (4/9/2023) kemarin.

Kapolsek Gamping Kompol Surahman mengungkap bahwa ternyata TS tak hanya sekali ini saja melakukan aksi tak senonohnya tersebut. Namun pemuda asal Rongkop, Gunungkidul bahkan sudah beberapa kali melakukan aksi begal payudara di sejumlah tempat.

"Sasaran random. Kalau yang di wilayah Gamping saat ini dari hasil pengembangan dari penyidik kemarin dua lokasi, tapi dari pengakuan korban bukan hanya itu saja," kata Surahman, saat rilis kasus di Mapolsek Gamping, Selasa (5/9/2023) siang.

Diungkapkan Surahman, untuk TKP di wilayah Gamping saja sudah ada dua korban. Namun baru satu korban kemarin yang melaporkan peristiwa itu ke polisi.

Baca Juga:Ditangkap Polisi Usai Begal Payudara Perempuan, Pelaku Menangis di Polsek

Sementara untuk beberapa wilayah lain masih terus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini berdasarkan pengakuan dari pelaku sendiri.

"Total di Gamping dua [korban] Tempat lain mungkin ada beberapa. Ya ini pengakuan yang bersangkutan [pelaku] berarti kan sudah sering," tuturnya.

Surahman mengaku tak tahu secara pasti sejak kapan pelaku melakukan aksinya. Namun dari pengakuan pelaku, yang bersangkutan beraksi sejak bekerja di Jogja kurang lebih tujuh bulan lalu.

"Semenjak kerja di Jogja, 7 bulan di Jogja. Ya tindakan kapan perlu pengembangan, iya berdasarkan pengakuan pelaku beberapa kali," cetusnya.

Dalam kesempatan ini Surahman mengimbau kepada masyarakat atau korban dari pelaku untuk tidak ragu membuat laporan kepada polisi.

Baca Juga:Viral Begal Payudara Ditangkap di Sleman, Polisi Segera Tes Psikologi Terduga Pelaku

"Silakan kepada warga masyarakat tidak ada salahnya membuat laporan. Ini pelaku bukan hanya di Gamping, di Gamping pun ada dua, hasil pengembangan ada di TKP lain di wilayah Sleman. Orang yang merasa menjadi korban silakan membuat laporan," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak