Wanti-wanti KPU DIY: Beban Kerja Pilkada Lebih Ringan tapi Tensi Politik Daerah Lebih Tinggi

Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi mengatakan seluruh anggota PPK yang bertugas harus senantiasa menjaga imparsialitas serta profesionalitas.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 16 Mei 2024 | 20:03 WIB
Wanti-wanti KPU DIY: Beban Kerja Pilkada Lebih Ringan tapi Tensi Politik Daerah Lebih Tinggi
Ilustrasi Pilkada. (Antara)

SuaraJogja.id - Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (KPU DIY) mewanti-wanti anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) saat menjalani tugas selama proses Pilkada 2024 nanti. Tensi politik daerah tidak harus menjadi perhatian yang tak boleh dilupakan.

Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi mengatakan seluruh anggota PPK yang bertugas harus senantiasa menjaga imparsialitas serta profesionalitas. Sehingga tidak terjebak dalam ketegangan-ketegangan politik yang ada di masyarakat nantinya.

"Memang secara teknis mungkin Pilkada teknikalitas pemilu lebih ringan tetapi tensi-tensi politik di daerah, di lokal, di lingkungan masyarakat itu justru tinggi," kata Shidqi kepada awak media, Kamis (16/5/2024).

Shidqi turut berpesan kepada anggota PPK yang sudah dilantik untuk Pilkada nanti agar bisa membatasi diri. Mengingat kini yang bersangkutan sudah menjadi bagian dari penyelenggara pemilu.

Baca Juga:NasDem Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman di Pilkada 2024, Ada Nama Kustini hingga Harda

"Begitu masuk sebagai PPK harus hati-hati, harus membatasi diri. Jadi hak sebagai masyarakat biasa yang bebas berkomentar, bebas bergaul dengan siapa saja saat ini sudah dibatasi. Itu bagian dari konsekuensi bergantung sebagai penyelenggara pemilu," terangnya. 

"Tetapi jangan kemudian eksklusif tidak bergaul. Harus bisa menempatkan diri sebagai penyelenggara pemilu yang imparsial. Imparsial itu menjaga jarak yang sama, berhati-hati, melirik, bergandengan, berdekatan dengan peserta pemilu," imbuhnya.

Anggota PPK sudah harus bisa menempatkan diri sebagai penyelenggara pemilu yang bersifat imparsial, netral, profesional, serta menjaga integritas. Hingga nanti penyelenggaraan Pilkada selesai dilaksanakan. 

Tidak dipungkiri bahwa secara teknis Pilkada nanti akan lebih ringan ketika dibandingkan dengan Pemilu kemarin. Hal itu bisa dilihat dari jumlah surat suara yang dari lima hanya tinggal satu saja.

"Tapi ingat di pilkada ini tensi politik lokalnya lebih berat. Apalagi kalau nanti head to head ada dua pasang misalnya,"

Baca Juga:Ketua Bapilu Klaim Dapat Restu Dari Titiek Soeharto, Penjaringan Cabup-Cawabup Partai Gerindra Gunungkidul Kian Ramai

Shidqi berpesan kepada seluruh anggota PPK untuk dapat bekerja secara maksimal, efektif dan efisien. Sehingga dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak