Geger Beras Oplosan di Gunungkidul? Ini Fakta Sebenarnya

Pihaknya telah melakukan pengujian terhadap sejumlah merek beras premium.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 23 Juli 2025 | 22:10 WIB
Geger Beras Oplosan di Gunungkidul? Ini Fakta Sebenarnya
Ilustrasi beras oplosan. (ANTARA)

Dengan hasil pemeriksaan ini, Disperindag DIY memastikan distribusi beras premium di wilayahnya sejauh ini masih dalam kondisi aman. Namun langkah pengawasan akan terus dilakukan secara intensif sebagai bentuk perlindungan konsumen.

Masyarakat pun diimbau agar tidak mudah terpancing isu yang belum diklarifikasi.

Mereka juga diharapkan tetap melapor apabila menemukan kejanggalan pada produk beras yang dijual di pasaran, baik dari sisi mutu maupun keakuratan takaran.

"Kami akan terus pantau wilayah lain dan sudah mulai koordinasi dengan teman-teman di kabupaten lain di DIY," ungkapnya.

Baca Juga:Yogyakarta Gandeng Korporasi Lawan Stunting: Ratusan Balita Jadi Prioritas

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak