Soal Temuan Obat di Tubuh Diplomat Arya Daru, Keluarga Ungkap Hal Ini

Pemeriksaan toksikologi diplomat Arya Daru tidak menemukan racun/narkoba. Ditemukan parasetamol (otak) & CTM (ginjal, dll), dianggap wajar oleh keluarga.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 30 Juli 2025 | 16:06 WIB
Soal Temuan Obat di Tubuh Diplomat Arya Daru, Keluarga Ungkap Hal Ini
Penampakan sejumlah barang bukti dalam kasus kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraJogja.id - Tim ahli menerima delapan jenis sampel biologis milik Diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan (ADP) mulai dari otak, empedu, limpa, hati, ginjal, lambung, darah, dan urin.

Pemeriksaan toksikologi kematian pada organ-organ Arya Daru tersebut pun dilakukan. Tujuannya untuk mendeteksi keberadaan senyawa toksin, termasuk obat-obatan kimia, pestisida, arsenik, maupun narkoba. 

Hasilnya, seluruh organ dan cairan tubuh Arya Daru memang tidak mengandung senyawa berbahaya seperti pestisida, arsenik, atau narkoba.

Namun, di otak korban ditemukan kandungan parasetamol. Kemudian pada ginjal, lambung, darah, dan urin terdeteksi CTM (chlorpheniramine) yang umumnya digunakan sebagai obat antihistamin.

Baca Juga:3 Jam di Rumah Duka, Komnas HAM Gali Informasi Kematian Diplomat Arya Daru: Ada Titik Terang?

Mengenai temuan obat-obatan tersebut, kakak ipar Arya  Daru, Meta Bagus angkat bicara. Menurutnya temuan obat itu merupakan hal yang wajar.

Meta tak merinci terkait dengan riwayat penyakit yang mungkin diderita oleh Arya Daru. Namun konsumsi obat-obatan itu dianggap sesuatu yang normal.

"Namanya orang yang sakit itu kan lumrah ya. Kadang kita pusing ya minum paracetamol, kadang kalau pas lagi sembelit ya obat sembelit dan lain sebagainya," kata Meta, dikutip, Rabu (30/7/2025).

Kesimpulan Polisi

Diketahui sebelumnya bahwa menurut keterangan Kombes Wira Satya Triputra selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, penyebab kematian Arya Daru adalah bunuh diri. 

Baca Juga:Misteri Kematian Diplomat Kemlu: Belanja di GI untuk ke Finlandia, Lalu Ditemukan Tewas Terlakban

"Indikator kematian ADP mengarah pada meninggal tanpa keterlibatan orang lain (bunuh diri)," ujar Wira di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

"Kami juga menyimpulkan belum ditemukan adanya peristiwa pidana," kata dia. 

Berdasarkan pemeriksaan pemeriksaan labfor, tidak ditemukan adanya zat-zat berbahaya seperti racun dan narkoba yang ditemukan di tubuh jenazah diplomat muda itu.

Fakta lain yang diungkapkan oleh polisi, tidak ditemukan adanya sidik jari orang lain dari lakban yang membekap wajah Arya Daru. 

Justru dugaan percobaan bunuh diri itu terungkap karena polisi menemukan adanya sidik jari yang identik dengan sidik jari korban pada lakban berwarna kuning tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini