Dari Irigasi Kumuh ke Jalur Rafting: Gerakan Pemuda Sleman di Selokan Mataram Ini Inspiratif

Berawal dari iseng dan berkembang menjadi gerakan sederhana: membersihkan, merawat, lalu menikmatinya bersama

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 09 September 2025 | 21:46 WIB
Dari Irigasi Kumuh ke Jalur Rafting: Gerakan Pemuda Sleman di Selokan Mataram Ini Inspiratif
Sejumlah orang melakukan rafting di Selokan Mataram wilayah Dusun Trini, Trihanggo, Gamping, Sleman. (dok.Istimewa)
Baca 10 detik
  • Sejumlah pemuda di Sleman menginisiasi wisata murah di Selokan Mataram
  • Awalnya hanya iseng yang menjadi ide kreatif
  • Harapannya gerakan kecil ini bisa menular ke masyarakat lain

SuaraJogja.id - Di tengah hiruk pikuk Yogyakarta yang kian padat, ada sudut sederhana di Dusun Trini, Trihanggo, Gamping, Sleman, yang mulai mencuri perhatian.

Bukan kafe estetik atau taman buatan pemerintah, melainkan sebuah irigasi Selokan Mataram yang sudah lama ada di sana sejak lama.

Di tangan sekelompok pemuda, Selokan Mataram yang biasanya hanya dianggap jadi jalur air irigasi kini perlahan berubah wajah.

Tidak sebatas irigasi atau bahkan tempat buang sampah pihak tak bertanggungjawab saja. Kini Selokan Mataram menjelma ruang baru untuk berkegiatan masyarakat.

Baca Juga:Bocah Pemancing Temukan Arca Kuno di Sungai Sleman: Diduga Peninggalan Mataram Kuno

Berawal dari iseng dan berkembang menjadi gerakan sederhana: membersihkan, merawat, lalu menikmatinya bersama-sama dengan wahana kano.

Dari Iseng Jadi Gerakan

Di balik ide ini ada Ilham Haris Almeida Rahman (22), salah satu warga setempat yang tergabung dalam kelompok pemuda dusun.

Awalnya, ia bersama rekan-rekannya hanya ingin mencari kesenangan dekat rumahnya.

"Jadi, kita tuh bagaimana, sih, caranya memanfaatkan selokan [Mataram] yang ada di area dekat rumah kita itu jadi tempat yang menarik," kata Ilham saat dihubungi, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga:Langit Jogja Akan Memerah, Gerhana Bulan Total Minggu Malam Bisa Dilihat Sempurna

Bak gayung bersambut gerakan itu kemudian bermula dari momentum bersih-bersih saat peringatan 17 Agustus lalu.

Waktu itu, selokan dibersihkan untuk lomba, sekaligus menjadi titik balik.

"Sekalian aja dibersihkan arena yang mau kita untuk kegiatan rafting ini," ungkapnya.

Dari situ, mereka awalnya hanya iuran untuk membeli satu perahu karet. Kemudian bertambah lagi seiring antusiasme pemuda-pemudi di sana.

Kini, kelompok kecil itu sudah memiliki lima kano berbahan karet dan PVC.

Respon positif dari masyarakat bahkan membuat mereka mulai memikirkan izin resmi untuk mengembangkan kegiatan ini lebih jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak