- Daliman, buruh tani asal Kulon Progo, akan berangkat haji pada 21 April 2026 setelah menabung selama belasan tahun.
- Ia memanfaatkan dana talangan bank pada 2012 serta disiplin merantau sebagai operator alat berat untuk melunasi biaya awal.
- Keberhasilan pelunasan biaya haji tercapai melalui hasil beternak sapi dan bekerja sebagai buruh tani dengan sistem bagi hasil.
![Ilustrasi haji dan umrah [unsplash/Tasnim Umar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/07/97488-ilustrasi-haji-dan-umrah.jpg)
Baginya, keberhasilan melunasi biaya haji adalah murni karena keikhlasan dan keyakinan bahwa rezeki akan selalu ada bagi mereka yang memiliki niat tulus untuk beribadah ke Baitullah.
Keajaiban demi keajaiban pun ia rasakan, termasuk saat hasil panennya meningkat secara tidak terduga di lahan garapan yang hanya seluas 3.000 meter persegi.
Ia mengenang masa-masa sulit bersama sang istri ketika mereka bahkan tidak tahu besok pagi akan makan apa. Namun mereka tetap teguh memegang impian untuk naik haji.
"Jadi kalau yakin itu memang dari dulu. Saya sama istri saya tuh sering, 'ini besok pagi untuk makan aja nggak ada'. Makanya saya kemarin sempat di WA sama Kemenag gitu kan, keluar air mata nggak terasa. Jadi artinya niat awal asal punya niat, yakin bahwa ada aja nanti rezeki," ungkapnya.
Baca Juga:Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026