Migrasi Nonsubsidi, Pengecer di Jogja Mulai Khawatir: Harga Naik dan Stok Gas Melon Menipis

Pengecer LPG 3 kg di Yogyakarta khawatir pasokan langka akibat peralihan konsumen nonsubsidi. Disperindag DIY memperketat pengawasan distribusi menggunakan pendataan KTP

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 23 April 2026 | 16:50 WIB
Migrasi Nonsubsidi, Pengecer di Jogja Mulai Khawatir: Harga Naik dan Stok Gas Melon Menipis
Pangkalan gas di Kota Yogyakarta yang mulai mengalami kenaikan harga, Kamis (23/4/2026). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Pengecer LPG 3 kg di Kota Yogyakarta khawatir akan kelangkaan pasokan akibat migrasi konsumen dari LPG nonsubsidi.
  • Pedagang eceran menghadapi pembatasan stok dari pangkalan serta keuntungan penjualan yang sangat minim setiap harinya.
  • Disperindag DIY memperketat pengawasan distribusi menggunakan sistem pendataan berbasis NIK untuk memastikan penyaluran gas tepat sasaran.

"Dengan demikian, validasi bahwa masyarakat memang enggan beralih tidak hanya dilihat dari asumsi pasar, tetapi dari data transaksi dan realisasi penyaluran di lapangan," paparnya.

Selain pemantauan data, Disperindag DIY juga memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kg. Pengawasan dilakukan melalui monitoring stok dan penyaluran di pangkalan, pengecekan kepatuhan penyalur, hingga tindak lanjut cepat apabila terdapat lonjakan permintaan yang tidak wajar.

Pemantauan dilakukan secara rutin oleh tim maupun secara insidentil ketika terjadi kasus tertentu. Pemetaan titik rawan juga dilakukan berdasarkan histori penyaluran, kepadatan konsumsi, serta laporan masyarakat.

"Pengetatan pengawasan distribusi LPG 3 kg dilakukan melalui monitoring bersama atas stok dan penyaluran, pengecekan kepatuhan pangkalan, serta tindak lanjut cepat apabila terdapat indikasi lonjakan permintaan yang tidak wajar," jelasnya.

Baca Juga:Harga LPG Non Subsidi Meroket di Jogja, Penjual Resah, Ancaman Migrasi ke Elpiji 3 Kg Menguat?

Dalam pelaksanaannya, Disperindag DIY berkoordinasi dengan Pertamina, pemerintah kabupaten/kota, Satgas Pangan. Selain itu aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.

Penerapan sistem pembelian LPG 3 kg menggunakan KTP yang saat ini terus diperkuat. Ia menambahkan pencatatan transaksi digital ditargetkan berjalan penuh di tingkat penyalur maupun subpenyalur. 

Namu pengawasan bersama tetap diperlukan. Hal ini penting agar implementasinya benar-benar konsisten di lapangan.

"Terkait efektivitas pembelian LPG 3 kg menggunakan KTP, implementasinya dipantau melalui sistem pencatatan digital pembelian konsumen di pangkalan menggunakan Merchant Apps Pertamina. Secara kebijakan, pengguna LPG 3 kg memang wajib terdata terlebih dahulu," ungkapnya.

Jika terjadi tekanan pada kuota LPG 3 kg di DIY akibat pergeseran konsumsi, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi. Salah satunya dengan koordinasi penambahan pasokan atau extra dropping pada wilayah yang terdampak.

Baca Juga:Sujud Syukur di Atas Kursi Roda: Perjuangan Siti Mariah dan Ngatijan Menuju Tanah Suci

Di saat yang sama, pengawasan distribusi juga akan diperkuat agar penyaluran tetap tepat sasaran dan tidak terjadi penimbunan.
Dari sisi ekonomi daerah, ia menilai dampak terhadap inflasi perlu dicermati. Penyesuaian harga energi non-subsidi berpotensi menimbulkan tekanan tidak langsung pada biaya usaha dan distribusi.

"Prioritas distribusi tetap diarahkan untuk sektor vital, termasuk UMKM yang memang berhak menerima LPG 3 kg," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak