- Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyatakan anggaran penanggulangan bencana 2027 sangat tidak memadai pada Senin (7/9/2026) di Yogyakarta.
- DPRD DIY mendesak Pemda melibatkan sektor swasta serta menegakkan aturan tata ruang guna memperkuat mitigasi berbagai ancaman bencana.
- Pemda DIY diminta memperluas cakupan simulasi dan pelatihan penanggulangan bencana berbasis kalurahan secara komprehensif bagi masyarakat.
"Kita juga minta partisipasi swasta untuk penanggulangan bencana," ujarnya.
Selain itu, DPRD DIY mendesak Pemda menegakkan Perda Tata Ruang. Eko menilai masih terdapat berbagai persoalan dan dugaan pelanggaran tata ruang yang berpotensi memperbesar risiko bencana.
Berbagai ancaman tersebut seharusnya menjadi alarm bagi DIY. Dengan lebih dari satu jenis ancaman bencana yang mengintai wilayah yang relatif tidak luas, maka kesiapsiagaan tidak boleh hanya menjadi slogan.
"Tidak ada pilihan untuk kemudian kita sama-sama berlatih. Kita tidak ingin bencana terjadi, tetapi berlatih itu menjadi bagian penting untuk tangguh," imbuhnya.
Baca Juga:Mahasiswa Terluka saat Demo di Simpang Gramedia Jogja, UGM Siapkan Langkah Hukum
Kontributor : Putu Ayu Palupi