Upaya Suryanto melalui Padas untuk melestarikan lingkungan di sekitarnya belakangan mendapat perhatian dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY.
Kelompok Padas yang dirintisnya diresmikan oleh DKP DIY sebagai Pokmaswas atau Kelompok Masyarakat Pengawas.
Kelompok ini, terang Suryanto juga telah didirikan di kapanewon lainnya di wilayah Kulon Progo. Tugasnya menjaga kelestarian lingkungan terutama sungai di masing-masing wilayahnya.
"Kami diresmikan sebagai Pokmaswas pada 2019," ujarnya.
Baca Juga: Kulon Progo Membentuk Tim Revitalisasi Pendidikan untuk serap Tenaga Kerja
Melalui Pokmaswas pula, Suryanto terlibat dalam sejumlah pameran terkait sosialisasi ikan lokal hingga kemudian menerbitkan buku yang merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kelautan dan Perikanan bersama Dinas Pendidikan bertajuk "Jaga Kaliku".
"Proyek buku ini melibatkan semua Pokmaswas di Kulon Progo yang isinya mengenai jenis-jenis ikan lokal di masing-masing kapanewon," jelasnya.
Lebih dari itu, atas dedikasinya melestarikan lingkungan, Suryanto pada 2021 mendapatkan penghargaan Kalpataru tingkat DIY dalam kategori Perintis Lingkungan sebagai juara 1.
Merangkul Generasi Muda
Di samping mengkampanyekan pelestarian lingkungan sungai lewat komunitas dan pameran bersama Dinas Kelautan dan Perikanan, secara mandiri, Suryanto juga menyediakan ruang khusus di pendopo SFF Edu yang telah dirintisnya.
Baca Juga: BPBD Kulon Progo Ajukan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Kekeringan
SFF Edu yang semula dipakai sebagai edukasi ikan hias bergeser sebagai sarana pendidikan dan pameran mengenai ikan lokal yang ada di wilayah Lendah khususnya.
Berita Terkait
-
Mobil China Masuk Indonesia, Bos Toyota-Astra Motor: Persaingannya Semakin Brutal
-
Lele Antibiotik: Amankah Dikonsumsi? Ancaman Resistensi Mengintai!
-
Isuzu Mudik Gratis Berangkatkan Ratusan Sopir dan Mekanik Kendaraan Komersial ke Kampung Halaman
-
AHM Bawa 2.572 Konsumen Mudik Lebaran
-
Toyota Sebar Posko Siaga di 15 Titik Kawal Momen Mudik Lebaran 2025
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan