Pasca-trending Topic #UGMBohongLagi, Akun @AliansiUgm Dibatasi

Ketika diakses, akun @AliansiUgm menampilkan halaman kosong tanpa cuitan, foto profil, maupun foto sampul.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Rabu, 18 Desember 2019 | 13:08 WIB
Pasca-trending Topic #UGMBohongLagi, Akun @AliansiUgm Dibatasi
Tagar UGMBohongLagi sempat ramai di media sosial. [Twitter]

SuaraJogja.id - Akun Twitter Aliansi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), @AliansiUgm, dibatasi (restricted) aktivitasnya. Kejadian ini menyusul pasca-trending topic #UGMBohongLagi.

Pengguna akun @LutfiMubarokM, yang mencantumkan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM 2016 di profilnya, mengunggah tangkapan layar bukti dikuncinya akun @AliansiUgm, Selasa (17/12/2019).

Menurut keterangan dalam cuitannya, akun tersebut ditangguhkan (suspended). Ia pun meminta Twitter mengembalikan kondisi akun tersebut seperti semula.

"Sejak semalem akun ini di-suspend. Hmmm, ayolah Twitter kembalikan salah satu kanal perjuangan kami. #UGMBohongLagi," cuitnya.

Baca Juga:Omnibus Law, Strategi Pemerintah Rampingkan UU Hingga Kembangkan Ekonomi

Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id, Rabu (18/12/2019) siang, ketika diakses, akun @AliansiUgm menampilkan halaman kosong tanpa cuitan, foto profil, maupun foto sampul.

Hanya ada pemberitahuan bahwa akun tersebut untuk sementara dibatasi karena terdeteksi menunjukkan aktivitas yang tak biasa.

Meski begitu, profil akun dengan 499 pengikut itu masih bisa diakses dengan meng-klik pilihan di bawah peringatan tadi.

Akun Twitter @AliansiUgm dibatasi - (Twitter/@AliansiUgm)
Akun Twitter @AliansiUgm dibatasi - (Twitter/@AliansiUgm)

Menurut ketentuan dari Twitter, akun yang dikunci (locked) atau dibatasi hanya bisa mengirim direct message (DM), tidak bisa menuliskan, me-retweet, atau menyukai cuitan.

Sejak beberapa waktu kemarin, jagat media sosial diramaikan tagar UGMBohongLagi. Tagar tersebut muncul sebagai bentuk aksi dari Gerakan Aliansi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang menagih janji pengesahan peraturan Rektor soal pencegahan Kekerasan Seksual setelah mencuatnya kasus Agni dan Maria. Kali terakhir Rektor UGM Panut Mulyono berjanji mengesahkannya pada 13 Desember, tetapi batal lagi.

Baca Juga:Ini Bukti Kalau Brongkos Jadi Kuliner Favorit Sri Sultan Hamengkubuwono X

Panut kemudian meyakinkan bahwa draf peraturan tersebut tidak ada masalah dan siap untuk disahkan. Kendati demikian, ia ragu jika draf peraturan itu bisa disahkan akhir tahun ini.

"Sebetulnya tak ada persoalan tinggal menunggu rapat pleno Senat Akademik. Tapi Minggu depan sudah banyak tanggal merah jadi mungkin sulit kalau terealisasi tahun ini. Harapannya Januari saja yang dipercepat tanggalnya pertenggahan Januari paling lambat selesai," terangnya, Selasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak