Cerita WNI Hadapi Lockdown di Italia, Sholawat Berkumandang di Pasar Roma

Italia berencana menambah masa lockdown setelah kasus pasien corona terus bertambah.

Galih Priatmojo
Rabu, 25 Maret 2020 | 09:30 WIB
Cerita WNI Hadapi Lockdown di Italia, Sholawat Berkumandang di Pasar Roma
Seorang pekerja menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan kawasan Piazza del Duomo, Kota Folorence, Italia. (Foto: AFP)

"Jadi di sini selama masa lockdown masyarakat masih boleh belanja dan aktivitas lain selama memenuhi syarat salah satunya ada surat keterangan yang menjelaskan keluar rumah untuk ngapain. Dalam satu keluarga hanya boleh 1 orang yang keluar. Kalau bandel keluar tanpa alasan ya bisa didenda. Di sini terakhir kuingat ada 8000 orang didenda," ungkapnya.

Suasana selama masa lockdown

Fajar bercerita lockdown di Italia situasinya tak se-chaos yang dibayangkan. Masyarakat di Roma juga tak mengalami situasi panic buying hingga membuat harga-harga kebutuhan pokok melambung naik.

"di sini selama lockdown harga kebutuhan pokok masih stabil ngga ada namanya panic buying setidaknya di lingkunganku. Semua bahan makanan lengkap, transportasi umum juga masih jalan meski isinya setengah kosong," urainya.

Baca Juga:Suami dan Putri Dewi Irawan Berada di Italia, Begini Kondisinya

Ia mengungkapkan saat Senin malam bakal dilakukan lockdown tak ada persiapan apapun. Ia bahkan mengaku sudah merasa bosan sejak dua hari diberlakukan lockdown. Mengingat saat itu kawasan Roma sedang bagus-bagusnya karena tengah mengalami musim semi.

"Udah ngga betah sejak hari kedua, apalagi pas musim semi ini harusnya asyik-asyiknya untuk keluar rumah lihat matahari bagus dan taman harusnya sudah mulai berbunga," kata dia.

Selama masa lockdown pemerintah setempat memberikan informasi terkait perkembangan wabah virus corona tiap jam 6 sore. Mereka membuat semacam pers rilis termasuk perkembangan situasi terkini di Italia.

Ia mengaku meski lebih banyak beraktivitas di dalam rumah, tetapi tak terlampau kesulitan untuk mengikuti perkembangan yang ada di luar tembok apartemennya. Website pemerintah dengan jelas memberi tahu perkembangan secara rutin bahkan terdapat hotline yang bisa dihubungi jika ada keadaan darurat.

"untuk informasi di sini lumayan terkontrol, bahkan soal hoax-hoax itu di sini sebetulnya juga tak jauh beda dengan di Indonesia tetapi ketika itu datang pemerintah dengan cepat mengcounter. Salah satunya seperti saat isu Paus Franciskus kena corona. Isu itu dengan cepat diklarifikasi pihak Vatikan dan pemerintah setempat di Roma dengan pro aktif mengabarkan informasi yang tepat ke masyarakat jadi ngga sampai bikin panik," terangnya.

Baca Juga:CEK FAKTA: Presiden Italia Menangis Tak Bisa Kuburkan Korban Corona, Benar?

Selama masa lockdown pemerintah Italia pun dengan seksama mengatur warganya untuk berlaku tertib termasuk memberikan anjuran untuk tetap menjaga jarak atau social distancing hingga membuat kampanye secara berlanjut tentang pentingnya menjaga kebersihan diri.

Ia pun menaruh harapan besar badai wabah corona ini bisa segera berakhir. Mengingat masyarakat Italia tetap butuh beraktivitas seperti sedia kala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak