Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Pelecehan IM Masih Trauma, UII Intens Beri Pendampingan

Galih Priatmojo Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:36 WIB

Korban Pelecehan IM Masih Trauma, UII Intens Beri Pendampingan
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

terduga pelaku saat ini masih menempuh pendidikan lanjut di Universitas Melbourne

SuaraJogja.id - Sejumlah korban dugaan pelecehan seksual oleh IM, masih terus mendapat pendampingan.

IM diketahui merupakan alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) yang telah dicabut gelar Mawapresnya, akibat perilaku tercela yang diduga dilakukan olehnya. Saat ini, terduga pelaku berada di Australia dan menempuh pendidikan lanjut di Universitas Melbourne. 

Kuasa Hukum Korban, Meila Nurul Fajriah mengungkapkan, secara umum belum banyak yang berubah dari proses pendampingan korban oleh timnya.

"Ini masih menunggu korban untuk siap laporan ke kepolisian," kata dia, Selasa (4/8/2020). 

Menurut Meila, pendampingan korban kasus kekerasan seksual harus dilakukan dengan hati-hati.

"Apalagi beberapa penyintas masih ada yang mengalami tekanan, secara psikologis maupun sosial," kata dia.

Kala ditanya perihal rencana langkah hukum, Meila menjelaskan bahwa pelaporan ke ranah hukum itu adalah pilihan penyintas, jika mereka sudah siap.

"Untuk kasus IM ini, beberapa penyintas hingga saat ini belum siap untuk melaporkan kasusnya. Selain karena secara psikologis belum siap, sistem hukum di Indonesia juga belum mengakomodasi," tuturnya.

Namun, Meila dan tim dipastikan  mengarahkan penyelesaian kasus ke ranah hukum.

"Tapi sekali lagi, itu kan keputusan penyintas," terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait