Demo Ricuh, Sejumlah Fasilitas Kantor DPRD DIY Rusak

Sejumlah fasilitas di kantor DPRD DIY rusak usai dilempari massa pendemo.

Galih Priatmojo
Kamis, 08 Oktober 2020 | 18:09 WIB
Demo Ricuh, Sejumlah Fasilitas Kantor DPRD DIY Rusak
Kondisi fasilitas di Kantor DPRD DIY yang rusak akibat demo ricuh, Kamis (8/10/2020). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Massa unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja Omnibuslaw merusak sejumlah fasilitas di gedung DPRD DIY, Kamis (08/10/2020). Sejumlah kaca ruangan di lantai 1 dan lantai 3 pecah dilempari massa sejak siang. Pos satpam dan lobi depan kantor dewan juga ikut dirusak dan dilempar kursi.

Kendaraan polisi pun tak luput dari perusakan massa yang kebanyakan mahasiswa dan pelajar. Lebih dari lima motor polisi dirusak massa, juga tiga kaca mobil polisi yang diparkir. Dua kendaraan milik pengunjung juga ikut dirusak warga di depan lobi kantor dewan.

Mirisnya massa mencorat-coret tembok dan pilar lobi kantor dewan dengan kalimat yang tidak pantas. Coretan di tembok depan lobi isinya melecehkan Presiden Joko Widodo. Sedangkan coretan di pilar berisi tentang ancaman pembunuhan pada Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Perusakan terjadi karena massa sempat merengsek masuk ke kantor DPRD DIY. Mereka tidak mau diajak berdialog para anggota dewan.

Alih-alih berdiskusi, mereka justru melempari kantor dewan dengan  berbagai benda seperti molotov, kembang api, batu, kayu hingga tempat sampah. Polisi yang berjaga pun ikut dilempari saat massa mencoba masuk. 

Gas air mata yang diluncurkan polisi tak menghalangi massa untuk merusak fasilitas. Namun akhirnya massa bisa dipukur mundur hingga keluar dari kantor dewan.

DPRD DIY masih menghitung kerusakan yang terjadi di kantor DPRD DIY. Kerusakan akan diperbaiki, termasuk kerugian yang dialami akibat kericuhan tersebut.

"Kami akan perbaiki kerusakan yang ada, namun belum bisa dihitung sampai saat ini," ungkap Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak