Ery menegaskan bahwa ASPD bukan untuk menetunkan kelulusan para siswa. Melainkan untuk mengevaluasi pembelajaran jarak yang sudah dilakukan selama pandemi Covid-19 ini berlangsung.
"Kemudian sekaligus dengan ASPD ini kita ingin mengetahui sejauh mana mutu pendidikan selama pembelajaran jarak jauh ini," jelas Ery.
Lebih lanjut, ASPD juga akan digunakan sebagai salah satu perhitungan masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun memang tidak serta merta ditentukan dengan hasil ASPD saja.
"Karena masuk ke jenjang yang lebih tinggi kan ada beberapa jalur yang dilaksanakan," imbuhnya.
Baca Juga:Biar Gak Dimakan Kelelawar, Ini Tips Tanam Lengkeng Ala Kustini Sri Purnomo
Mengenai penetuan kelulusan siswa sendiri, diterangkan Ery, hal itu akan melalui dari ujian yang dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Termasuk dengan menyatukan beberapa nilai yang telah diterima oleh para siswa.
"Jadi sekolah masing-masing satuan pendidikan itu menyelenggarakan ujian sekolah yang di sana ujian sekolah itu digabung dengan nilai rapot ini yang menentukan kelulusan bagi anak-anak," terangnya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan persiapan semua pihak telah berlangsung dengan baik saat pelaksanaan ASPD kali ini. Termasuk dengan protokol kesehatan yang diterapkan oleh masing-masing sekolah.
"Ini sukses dalam arti sudah siap semua baik dari anak-anak maupu guru kelas yang ada. Semua sudah menerapkan protokol kesehatan," kata Kustini.
Baca Juga:Beri Sinyal Dukung Kustini Sri Purnomo-Danang di Pilkada, Ini Alasan PAN