alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kunjungi Keluarga 6 Korban Kecelakaan Maut di Breksi, Bupati Bantul Beri Santunan

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Senin, 06 September 2021 | 11:05 WIB

Kunjungi Keluarga 6 Korban Kecelakaan Maut di Breksi, Bupati Bantul Beri Santunan
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (kiri) berkunjung ke salah satu rumah korban kecelakaan maut di dekat Tebing Breksi pada Sabtu (4/9/2021). - (SuaraJogja.id/HO-Pemkab Bantul)

Bupati Bantul menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan maut di Breksi itu.

SuaraJogja.id - Sebanyak enam orang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di Pedukuhan Gunungsari, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, tepatnya di dekat Tebing Breksi pada Jumat (3/9/2021) lalu. Diketahui enam korban kecelakaan tersebut adalah Daraman, Srimartani, Piyungan, Bantul.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyempatkan untuk mengunjungi para keluarga korban pada Sabtu (4/9/2021) kemarin. Ia mendatangi rumah Ali Fahrudin, Heri, Wahdini, Imam, Suprapto, dan Misbah.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan itu. Selain itu, dia juga memberikan santunan dan bingkisan kepada warganya terkait peristiwa tersebut.

“Semoga almarhum husnulkhatimah dan diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran menerima cobaan ini,” kata dia, Sabtu (4/9/2021).

Baca Juga: 7 Anak Jadi Yatim Setelah Kecelakaan Maut di Breksi, Warga Buka Donasi

Seperti diketahui, Dukuh Daraman Syamsul Arifin (30) menceritakan, ada 11 orang yang ikut di dalam truk bermuatan batu tersebut. Diketahui rombongan itu berasal dari Daraman, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul.

Kronologi musibah yang dialami beberapa warganya tadi malam itu berawal dari rencana pengembangan potensi wisata di wilayahnya.

Ia menjelaskan di Daraman sendiri terdampat potensi wisata yang tengah dikembangkan yakni bernama Mbulak Umpeng Daraman. Di tempat itu saat ini sudah tersedia sejumlah fasilitas berupa warung makan hingga kursi-kursi untuk bersantai.

"Kronologinya itu kita pengembangan potensi wisata. Mbulak Umpeng, bisa dilihat ada tempat duduk sudah ada beberapa titik di sana. Nah itu pengembangan penambahan fasilitas tempat duduknya itu," kata Syamsul saat ditemui awak media, Sabtu (4/8/2021).

Syamsul menyebut kebetulan malam itu pihaknya telah mendapat kabar bahwa kursi batu berjumlah 10 set yang sebelumnya dipesan itu sudah jadi. Lalu dari warga langsung berkoordinasi untuk mengambil.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Truk di Breksi hingga Tewaskan 6 Korban dan 4 Berita SuaraJogja

"Kita terus koordinasi di grup siapa yang ingin ikut kerja bakti, silakan ikut hadir di mbulak umpeng setelah habis maghrib (kemari)," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait