alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lahan Parkir Sempit, Pemkot Bangun Parkir Vertikal Rp2,5 Miliar di Balai Kota

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora Senin, 25 Oktober 2021 | 19:39 WIB

Lahan Parkir Sempit, Pemkot Bangun Parkir Vertikal Rp2,5 Miliar di Balai Kota
Sejumlah pekerja membongkar paving blok untuk pembangunan parkir vertikal di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (25/10/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Balai Kota Yogyakarta akan dibuat parkir vertikal

SuaraJogja.id - Menanggulangi sempitnya ruang parkir di Balai Kota Yogyakarta, Pemkot akan membangun tempat parkir vertikal. Pembangunan sendiri bernilai Rp2,5 miliar yang sudah dimulai pada awal Oktober lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Fakhrul Nur Cahyanto mengatakan bahwa parkir vertikal akan menggunakan sistem hidrolik.

"Konsepnya seperti di tempat parkir RS PKU Muhammadiyah Jogja. Jadi kami khususkan untuk sepeda motor," ujar Fakhrul dihubungi wartawan, Senin (25/10/2021).

Ia menjelaskan memang parkir bagi pegawai pemerintah di Balai Kota dan pengunjung sudah cukup sesak. Sehingga tempat parkir ini dibangun agar memenuhi kebutuhan.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Gelar Swab Acak di Malioboro Sore Hari, Ini Alasannya

"Pertimbangan pembangunan itu kan sesuai kebutuhan, karena parkir untuk karyawan dan pengunjung itu sudah sangat mendesak ya. Jadi ada alternatif dengan skema vertikal lahan yang dibutuhkan itu kan lebih sedikit dan kalau memang dianggap berhasil nanti akan dilanjutkan," kata dia.

Tempat parkir senilai Rp2,5 miliar ini dibangun seluar 6,5x8,5 meter. Berbentuk vertikal, akan ada enam lantai yang tinggi per lantainya 1,5 meter.

Total ketinggian sendiri lebih kurang 12 meter. Untuk kapasitasnya, bisa menampung sekitar 200 motor.

"Sistemnya pakai semacam hidrolik, ada lift di tengah dan nanti di bagian depan ada ruang transisi jadi motor akan parkir di depan dan petugas akan memasukkan ke lokasi parkir, misalnya lantai satu penuh jadi ke lantai dua, dan seterusnya. Di tengah juga ada semacam void (ruang terbuka) yang berguna untuk naik turunnya lift," jelas Fakhrul.

Target pembangunan sendiri, kata dia akan selesai sebelum tahun baru 2022. 

Baca Juga: One Gate System Berjalan Normal, Pemkot Yogyakarta Bakal Terapkan Tiap Hari

Ketika bangunan parkir selesai, konsep parkir vertikal ini bisa diaplikasikan di sekitar destinasi wisata dan juga tempat keramaian yang sulit memarkirkan kendaraan.

"Di Balai Kota ini pilot project. Jika nanti berhasil bisa diterapkan mungkin seperti Malioboro atau destinasi wisata lain. Karena untuk tanah sendiri kan berat jika harus membeli, jadi dengan lahan kecil dimanfaatkan untuk parkir secara vertikal," kata dia.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Wasesa mengatakan setelah bangunan parkir jadi, pihaknya akan menyerahkan ke Pemkot Yogyakarta. Nantinya Pemkot yang mengelola penuh parkir vertikal ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait