b. Kondensor air yang di sirkulasikan kembali
Dalam kondensor jenis ini, air yang keluar dari kondensor dilewatkan melalui menara pendingin agar temperaturya turun dan air dialirkan kembali ke kondensor demikian dilakukan secara berulang-ulang.
2. Kondensor Berpendingin Udara (Air Cooled Condensor)
Kondensor ini menggunakan metode mengalirkan udara dengan dua cara yaitu, konveksi alamiah dan konveksi paksa dengan bantuan kipas.
Baca Juga:Pekerjaan Sehari-hari Jadi Lebih Ringan dengan Peralatan Elektronik Rumah Tangga
Konveksi alamiah mempunyai laju udara dengan kecepatan rendah dan hanya mengandalkan angin yang terjadi saat itu.
Biasanya kondensor jenis ini digunakan untuk unit-unit kecil seperti kulkas, freezer dan keperluan rumah tangga lainnya.
Kondensor yang menggunakan kipas dalam mensirkulasikan pendinginnya dan kondensor pendingin dengan konveksi paksa ini biasa digunakan pada Ac split, stand floor Ac, dan lain-lain.
Kondensor ini menggunakan media air dan udara sebagai media pendinginnya. Biasanya dipakai untuk tata udara komersial seperti Ac sentral. Kondesor ini cocok digunakan untuk lingkungan yang suhunya tidak terlalu tinggi, agar perpindahan kalor dapat berlangsung secara maksimal.
Baca Juga:5 Cara Efektif Menghemat Listrik di Rumah Agar Pengeluaran Tidak Boros
Kondensor juga dibagi dalam dua kelompok besar: