Sistem Pangan Lemah, Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Makin Tak Terkendali

Harga pangan DIY melonjak jelang Ramadan (telur, cabai, ayam). DPRD desak Pemda tangani segera, perkuat operasi pasar & pengawasan distribusi.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 11 Februari 2026 | 14:14 WIB
Sistem Pangan Lemah, Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Makin Tak Terkendali
Harga daging ayam melonjak naik jelang Ramadan di tradisional Kota Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Harga bahan pokok DIY melonjak signifikan menjelang Ramadan, meliputi telur Rp30 ribu dan cabai rawit Rp90 ribu per kg.
  • DPRD mendesak Pemda DIY mengambil langkah konkret seperti operasi pasar untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
  • Kenaikan harga ini mencerminkan lemahnya kesiapan sistem pangan DIY yang sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.

SuaraJogja.id - Kenaikan harga bahan pokok di DIY menjelang bulan suci Ramadan semakin tidak terkendali. Sejumlah komoditas strategis mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir dan memunculkan kekhawatiran warga.

Dari pantauan Komisi D DPRD DIY di sejumlah pasar tradisional, harga telur ayam telah menembus Rp30 ribu per kg. Cabai rawit bahkan melonjak hingga Rp90 ribu per kilogram. 

Daging ayam kini berada di kisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Sementara itu, harga sayuran hijau merangkak naik rata-rata Rp500 per komoditas. 

"Dari pantauan kami, kenaikan ini terjadi hampir merata, baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Jika harga pangan kian tak terkendali  dan tidak segera ditangani secara serius maka daya beli masyarakat bisa semakin turun," papar Ketua Komisi B DPRD DIY, Andriana Wulandari di Yogyakarta, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga:MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa

Ndari menyebut, kenaikan harga yang selalu berulang ini tidak bisa dianggap sebagai fenomena musiman biasa. Dia mendesak Pemda segera hadir dengan langkah konkret untuk mencegah tekanan yang lebih berat terhadap masyarakat.

Lonjakan harga yang terjadi saat ini harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan. DPRD mendesak Pemda DIY bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperkuat operasi pasar dan program stabilisasi harga bahan pokok.

"Kenaikan ini berpotensi menekan daya beli, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Jangan sampai Ramadan justru menjadi momentum bertambahnya beban ekonomi warga," tandasnya.

Selain itu, pengawasan rantai distribusi dinilai perlu diperketat. Hal ini penting guna mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi yang dapat memperparah gejolak harga. 

Koordinasi lintas OPD, termasuk dengan Bulog, juga harus dioptimalkan. Hal ini untuk memastikan pasokan tetap aman hingga Idulfitri.

Baca Juga:Jamaah Masjid Agung Syuhada Resah, Street Coffee Ganggu Iktikaf, Pakaian Tak Sopan Jadi Sorotan

Transparansi informasi harga dan stok pangan agar masyarakat tidak panik dan melakukan pembelian berlebihan juga harus dilakukan. Dengan demikian masyarakat bisa berbelanja secara bijak untuk menjaga stabilitas pasar.

"Ramadan seharusnya tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Negara harus hadir memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau," ungkapnya.

Secara terpisah Dosen Agribisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dinda Aslam Nurul Hida, mengungkapkan kenaikan harga pangan menjelang Ramadan bukan semata persoalan permintaan yang meningkat. Persoalan itu menjadi cerminan lemahnya kesiapan sistem pangan daerah.

"Dalam teori ekonomi pangan, kondisi ini dikenal sebagai seasonal demand shock, yakni guncangan permintaan musiman yang sebenarnya dapat diprediksi," ungkapnya.

Dinda menyatakan, persoalan muncul ketika sisi pasokan tidak mampu merespons lonjakan permintaan secara cepat. Banyak komoditas seperti cabai, bawang, telur, dan daging ayam memiliki karakter produksi yang tidak elastis dalam jangka pendek.

Padahal produksi tidak bisa serta-merta ditingkatkan hanya karena permintaan melonjak. Petani dan peternak butuh waktu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak