- Pemerintah pusat mendorong WFA ASN untuk efisiensi BBM dan biaya operasional kantor, namun Pemda DIY mencermati dampaknya.
- Pemda DIY mempertanyakan efektivitas pengurangan konsumsi BBM serta potensi kekurangan jam kerja ASN menjadi 32 jam per minggu.
- Pemda DIY berpendapat efisiensi dapat dicapai melalui pembatasan kendaraan dinas daripada penerapan WFA total karena layanan publik.
Made menambahkan isu efisiensi anggaran di sejumlah daerah yang bahkan berdampak pada pengurangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Namun dia menegaskan hingga saat ini Pemda DIY belum mengambil langkah tersebut.
Apalagi Pemda DIY sebenarnya sudah menerapkan prinsip efisiensi jauh sebelum kebijakan efisiensi nasional diperkuat melalui regulasi pemerintah pada 2025. Arah kebijakan pembangunan di DIY selama ini selalu berfokus pada prioritas program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
"Kita sebenarnya sudah cukup efisien sejak sebelum 2025, karena kita menyadari kapasitas fiskal daerah memang terbatas," katanya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:Rekayasa Lalu Lintas Situasional Diterapkan di Jogja: Waspada 75 Ribu Kendaraan Arus Balik Hari Ini!