- Dinas Kesehatan DIY mencatat kenaikan kasus campak menjadi 112 hingga awal April 2026 akibat mobilitas tinggi masyarakat.
- Pemerintah memastikan kondisi tetap terkendali karena tingginya cakupan vaksinasi MR sehingga tidak ada korban jiwa di DIY.
- Dinkes melakukan percepatan imunisasi bagi anak usia 9 hingga 59 bulan untuk memperkuat kekebalan kelompok secara menyeluruh.
Anung menambahkan, dari hasil pemantauan, sebagian kasus campak yang muncul dalam beberapa bulan terakhir memang lebih banyak terjadi pada anak-anak. Hal itu disebabkan status imunisasi yang belum lengkap.
Karena itu, pemerintah bersama Kementerian Kesehatan melakukan langkah antisipasi melalui program vaksinasi. Program ini menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi campak secara lengkap.
Anak-anak yang belum pernah mendapatkan vaksin MR akan diberikan dosis pertama. Sedangkan anak yang baru mendapatkan satu dosis akan dilengkapi dengan dosis kedua.
Langkah percepatan vaksinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kekebalan kelompok sehingga penyebaran campak bisa ditekan.
Baca Juga:Air Mata Haru di Balik Antrean Syawalan Sultan: Perjuangan Siswa Difabel Demi Salaman Raja Jogja
"Jadi kita melihat anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, kemudian kita lengkapi," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi