Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan

Kekeringan landa 4 kabupaten di DIY. Tanpa anggaran khusus dropping air 2026, BPBD DIY galang sinergi lintas instansi dan siapkan bantuan BNPB menunggu status siaga darurat.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 29 Juli 2026 | 17:20 WIB
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
Kekeringan di wilayah Gunung Kidul. (Istimewa)
Baca 10 detik
  • BPBD DIY tidak memiliki anggaran khusus dropping air tahun 2026 akibat keterbatasan pagu anggaran yang ditetapkan sebelumnya.
  • Empat kabupaten di DIY dilanda kekeringan, memaksa Pemda menggalang bantuan multisektor serta meminjamkan dua mobil tangki ke Kulon Progo.
  • Pemerintah pusat melalui BNPB akan menyalurkan bantuan setelah kepala daerah resmi menetapkan status Siaga Darurat Hidrometeorologi Kekeringan.

BBWSO juga telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung penanganan kekeringan, termasuk dalam kegiatan dropping air.

"Jadi banyak yang memberikan bantuan dropping air. Sampai dari BAZNAS sudah siap. Dari BBWSO juga akan berpartisipasi men-support dropping air," ujarnya.

Sementara itu, Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyatakan Pemda belum memastikan adanya anggaran BTT yang dapat digunakan untuk menghadapi kondisi darurat. Namun, hingga kini belum ada pengajuan penggunaan BTT untuk penanganan kekeringan.

"Penanganan kekeringan masih dapat dilakukan melalui anggaran dan sumber daya yang dimiliki pemerintah kabupaten/kota serta dukungan berbagai pihak," paparnya.

Baca Juga:Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap

Secara terpisah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan pemda telah menyiapkan sejumlah strategi untuk melindungi sektor pertanian dari dampak kemarau.

Strategi tersebut antara lain pemetaan wilayah langganan kekeringan, percepatan tanam di wilayah potensial, penggunaan varietas padi tahan kekeringan, penyesuaian pola tanam dengan kondisi iklim dan ketersediaan air.

"Kami juga  memobilisasi pompa air serta intervensi infrastruktur melalui irigasi pompa, irigasi perpipaan, Jaringan Irigasi Air Tanah hingga perbaikan jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier," jelasnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak