Hai Anak Muda, Kamu Perlu Pahami Pengelolaan Keuangan Supaya Tak Terjerumus Pinjol

Yan mengingatkan ketidaktahuan tentang risiko pinjol ilegal sejak awal sangat berbahaya karena bisa merusak produktivitas dan menghancurkan hubungan sosial.

Galih Priatmojo
Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:40 WIB
Hai Anak Muda, Kamu Perlu Pahami Pengelolaan Keuangan Supaya Tak Terjerumus Pinjol
Ilustrasi Pinjol (Antara)

SuaraJogja.id - Anak muda, terutama yang baru bekerja, diimbau memahami pengelolaan keuangan supaya mereka terhindar dari layanan pinjaman online (pinjol) ilegal agar mereka bisa merencanakan masa depan.

"Mengerti dan mampu menjalankan perencanaan keuangan dengan disiplin akan menolong Anda mampu mengelola pendapatan, terbiasa menabung, paham akan investasi yang formal, terhindar dari keputusan impulsif seperti mengambil pinjaman untuk bersenang-senang, terhindar dari pinjaman online dan judi online serta lebih memungkinkan dapat merencanakan masa depan," kata Faculty Head Sequis Quality Empowerment Sequis Training Academy of Excellence Yan Ardhianto Handoyo seperti dikutip dari Antara.

Perusahaan asuransi tersebut menyoroti salah satu masalah keuangan yang terjadi pada masyarakat adalah meminjam uang kepada pinjol ilegal. Bunga yang sangat tinggi dan denda tidak transparan adalah beberapa ciri dari pinjol ilegal.

Yan mengingatkan ketidaktahuan tentang risiko pinjol ilegal sejak awal sangat berbahaya karena bisa merusak produktivitas dan menghancurkan hubungan sosial. Praktik pinjol ilegal pada umumnya adalah menghubungi orang-orang yang kenal dengan debitur untuk menagih pinjaman.

Baca Juga:DJPb DIY Selenggarakan Forum Komunikasi Wujudkan Pelayanan Prima

Pinjol ilegal masih menjadi salah satu masalah keuangan meskipun otoritas sudah berupaya memberantasnya. Data OJK, yang dikutip Sequis, menyebutkan Satgas OJK sudah menghentikan 9.062 entitas keuangan ilegal sejak 2017 hingga Maret 2024.

Yan mengingatkan bahwa pendapatan tinggi tidak menjadikan seseorang kaya. Tapi, pengelolaan keuangan yang baik, berhati-hati sebelum mengambil pinjaman bisa membantu seseorang untuk membuat perencanaan keuangan.

Mengelola keuangan bisa dilakukan dengan memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan utama dan menyisihkan uang untuk dana darurat, yang bisa digunakan ketika ada keperluan mendesak sehingga seseorang tidak perlu meminjam uang.

Setelah kebutuhan utama dan dana darurat terpenuhi, seseorang bisa mengalokasikan uang mereka untuk investasi terencana dan mitigasi finansial, misalnya dengan asuransi.

Baca Juga:Kisah Finalis Sayembara Aksi Jaga Bumi, Satrio Sulap Rumah Pembuangan Sampah Jadi Wisata Edukasi Budidaya Maggot

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak