Warga Godean Lega Raja Agung Sejagat Ditahan Polisi, Ini Alasannya

Warga Godean merasa terganggu dengan aktivitas di kediaman Totok.

Galih Priatmojo
Rabu, 15 Januari 2020 | 12:05 WIB
Warga Godean Lega Raja Agung Sejagat Ditahan Polisi, Ini Alasannya
Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. [Facebook]

SuaraJogja.id - Bersamaan dengan ditahannya Totok Santoso, tim kepolisian dari Polda Jateng bersama Polsek Godean dan perangkat Desa Ngabangan, Selasa (14/1/2020) tengah malam tadi melakukan penggeledahan di kediaman raja Agung Sejagat tersebut di Godean, Sleman.

Niken Puji Lestari yang rumahnya tak jauh dari kediaman Totok mengaku lega, Sebab ditahannya Totok berakhir pula aktivitas di rumah kontrakan pria berusia 42 tahun tersebut.

Menurutnya, aktivitas di kediaman Totok cukup mengganggu dan meresahkan lingkungan sekitar. Ia menyebut sejumlah ritual yang dibarengi dengan membakar sesaji membuatnya tak nyaman.

"Apalagi rumah kami berdekatan, baunya sampai masuk rumah," ungkapnya, Rabu (15/1/2020).

Baca Juga:Geger! Mayat Bergelang PSS Sleman Membusuk di Pantai Alas Purwo

Sementara itu, diketahui rumah dan bangunan tempat tinggal Totok ternyata berstatus kontrak.

Pengurus kontrakannya, Tejo mengatakan bangunan tadi merupakan milik kerabatnya yang dikontrak oleh Totok dan istri. Tak pernah bertemu Totok langsung, Tejo mengaku hanya kerap bertemu anak buah atau pengikut Kerajaan Agung Sejagat (KAS).

"Di sini izinnya untuk angkringan Ambu, tapi karena angkringannya mahal, tidak laku. Warga sini cuek, [Totok] bilangnya ke anggota kalau itu rumahnya dia," tuturnya.

Tejo mengaku heran, kegiatan di rumah tersebut kerap berlangsung pada malam hari dan selesai saat melewati pukul 22.00 WIB.

"Tiap hari buat sesaji itu, pernah buat ternak lele juga," kata dia.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Diprotes, Staklim Jogja hingga Pemkab Sleman Jawab Kocak

Sementara itu, kerabat pemilik kontrakan, Kristiono menyatakan, Totok dan keluarganya jarang berkomunikasi dengan warga sekitar dan tidak pernah ikut kegiatan desa.

"Kami khawatir, kalau orang yang tidak tahu, dengar omongan pengikutnya, nanti malah bertambah [ramai], tapi untungnya sekarang sudah diamankan orangnya," kata dia.

Kontributor : Uli Febriarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak